Pixel Code jatimnow.com

Gus Yusuf Ajak Muktamirin Muktamar ke-35 NU Peduli Korban Gempa NTT

Editor : Dadang Kurnia  
Gus Yusuf menyerahkan bantuan untuk korban gempa NTT. (Foto: Istimewa)
Gus Yusuf menyerahkan bantuan untuk korban gempa NTT. (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Calon Ketua Umum PBNU KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf mengingatkan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama agar tidak menghabiskan seluruh energi hanya untuk kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.

Di tengah berlangsungnya muktamar, ia mengajak para muktamirin menunjukkan kepedulian nyata kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai bentuk kepedulian, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, itu menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk korban gempa NTT.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan PCNU dari NTT, antara lain Alor, Malaka, Flores Timur, dan Belu, pada Jumat (28/8/2026).

“NU harus menunjukkan kepedulian terhadap persoalan bangsa yang sedang terjadi dan hadir memberikan solusi. Muktamar jangan hanya bicara siapa yang menjadi Ketua Umum PBNU, sementara masyarakat yang sedang terkena musibah kita lupakan,” kata Gus Yusuf.

Baca juga:
Gambes Mania Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasikan 100 Persen Keuntungan Tiket

Menurut Gus Yusuf, Muktamar ke-35 NU harus menjadi momentum untuk mengembalikan organisasi kepada jati dirinya sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang hadir di tengah persoalan masyarakat.

Karena itu, keputusan dan rekomendasi muktamar semestinya menjawab persoalan konkret yang sedang dihadapi bangsa.

Baca juga:
Bantu Pengungsi Gempa NTT, Holding Kawasan Industri Danareksa Salurkan Bantuan Rp423 Juta

Gus Yusuf menegaskan, kontestasi kepemimpinan hanyalah salah satu bagian dari muktamar. Agenda yang jauh lebih besar adalah memastikan NU tetap memiliki keberpihakan kepada umat dan mampu memberikan jawaban atas berbagai persoalan kebangsaan.

“Jangan sampai energi muktamar habis hanya untuk urusan kursi. Siapa pun yang terpilih, yang jauh lebih penting adalah NU tetap hadir ketika rakyat membutuhkan. Karena NU adalah solusi bangsa,” pungkasnya.