jatimnow.com - Seorang tukang ojek pangkalan di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember babak belur dihajar warga saat tak sengaja mengantar pelaku curanmor.
Keponakan korban, Muhammad Surep menceritakan, awalnya Pak Ri sapaan akrab tukang ojek nahas tersebut didatangi pelaku dan diminta mengantar ke wilayah Kecamatan Sumberjambe dengan ongkos Rp200 ribu.
"Ada penumpang dan dijanjikan ongkos 200 ribuan. Setelah sampai di Plerean Sumberjambe dibawa keliling-keliling. Si penumpang (katanya) mau beli sepeda motor di rumah warga," kata Surep, Jumat (31/7/2026).
"Setelah ngecek-ngecek motor, dan penumpang sempat tanya ke Pak Dhe (korban) kalau ini (motor) enak. Ternyata, sepeda motornya di bawa kabur dan yang dipegang warga Pak Dhe saya," sambungnya.
Karena pelaku sudah kabur membawa sepeda motornya, lalu Pak Dhe Surep ditinggal dan ditahan oleh pemilik sepeda motor hingga warga berdatangan.
Baca juga:
Polisi Ungkap 178 Kejahatan di Jatim Selama Juli, Surabaya-Malang Mendominasi
"Pak Dhe saya dikepung disana. Dikepung, dipukulin, sampai babak belur," kisahnya. Tak lama kemudian, warga membawa tukang ojek pangkalan tersebut ke polsek setempat.
Kemudian pihak kepolisian menghubungi keluarga dan dirinya juga turut serta datang ke Sumberjambe.
"Pak Dhe saya sempat ditahan satu hari satu malam, katanya begitu. Namun ada jaminan dari kepala lingkungan Bintoro dan sekarang pulang," jelasnya.
Baca juga:
Curi Motor di Trenggalek, Pasutri Asal Sidoarjo Ditangkap Polisi
Saat ini, Surep mengatakan, saudarany tersebut masih ada sedikit luka lebam pada wajah dan masih belum bekerja karena kejadian beberapa hari yang lalu.
"Pak Dhe saya murni tukang ojek pangkalan. Ke depan berharap, seharusnya tidak seperti itu dan ditelusuri dulu. Jangan main hakim sendiri, kalau belum jelas," pesannya.