Pixel Code jatimnow.com

Polres Lamongan Ultimatum Pesilat Jelang Suro

Editor : Bramanta   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Puluhan pesilat diamankan saat konvoi berujung ricuh di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan tahun 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Puluhan pesilat diamankan saat konvoi berujung ricuh di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan tahun 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Jatimnow.com – Polres Lamongan memberi peringatan keras kepada oknum pesilat agar tidak bertindak anarkis. Ultimatum tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan ketertiban di masyarakat yang kerap terjadi setiap momen Bulan Suro atau Muharram.

Momen Bulan Suro merupakan waktu dimana pelaksanaan pengesahan warga baru dari salah satu perguruan silat digelar, aktivitas tersebut biasanya diiringi dengan rombongan penggembira dari berbagai wilayah.

Polres Lamongan menegaskan bahwa setiap bentuk provokasi, konvoi liar, perusakan fasilitas umum, pengeroyokan, maupun tindakan lain yang dapat memicu gesekan antar kelompok dan meresahkan masyarakat tidak akan ditoleransi.

"Ini adalah peringatan keras bagi seluruh oknum pesilat. Jika ada yang nekat memicu gesekan, melakukan tindakan anarkis, atau merusak ketentraman masyarakat, kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Senin (15/6/2026).

Baca juga:
Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Lamongan agar tetap aman, damai, dan kondusif. Polres Lamongan juga mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum dan menjaga ketertiban umum.

Hamzaid mengimbau seluruh anggota perguruan silat agar menjunjung tinggi nilai persaudaraan, tidak mudah terprovokasi dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga:
Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

"Pilihannya hanya dua, taat pada hukum dan aturan atau berhadapan dengan ancaman pidana yang berlaku. Mari tunjukkan bahwa pesilat adalah pelopor keamanan, bukan sumber gangguan kamtibmas. Bersama kita jaga Lamongan tetap aman dan kondusif," pungkasnya.