jatimnow.com - Jemaah haji asal Tulungagung wafat di Arafah, Selasa 26 Mei 2026. Subagyo Prapto Wiyarjo (65) yang tergabung dalam kloter 104 itu diduga mengalami dehidrasi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani mengatakan, Subagyo, warga Rejotangan itu meninggal dunia saat menjalani wukuf di Arafah.
Almarhum meninggal saat berjalan menuju toilet di dekat tenda jemaah. Diduga kuat Subagyo mengalami dehidrasi. Suryani juga mengatakan, dua hari sebelum ibadah puncak haji menuju Arafah, almarhum sempat diinfus. Namun saat berangkat ke Arafah kondisinya sudah baik.
"Jadi Wukuf itu mulai jam 12 waktu sana (Arab Saudi) ya, meninggalnya jam 3. Jadi di tengah mungkin ya, Wukuf sebenarnya kan sampai magrib ya. Jadi di tengah-tengah wukuf," kata Suryani, Kamis (27/5/2026).
"Jadi beliau itu ke kamar mandi. Setelah di kamar mandi langsung lemas terus meninggal. Tapi memang ada informasi dari petugas patroli itu memang 2 hari sebelumnya sempat diinfus," sambungnya.
Baca juga:
Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota
Terkait penyempurnaan hajinya, menurut Suryani almarhum akan dibadalkan oleh petugas resmi dari negara, sampai rangkaian haji usai.
Suryani menambahkan, almarhum nantinya akan dimakamkan di pemakaman Ma'la di Makkah. Namun untuk pemakaman almarhum pihaknya belum mendapat informasi apakah akan dimakamkan hari ini atau menunggu rangkaian Armuzna usai.
"Iya dimakamkan di Makkah. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal kebaikannya, dimasukkan surganya Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan dan kesabaran," terangnya.
Baca juga:
Wamenhaj Dahnil Anzar Sambangi Jemaah Tertua Indonesia Asal Kediri
Subagyo berangkat haji bersama sang istri. Mereka tergabung dalam kloter 4 rombongan jemaah haji asal Tulungagung. Saat ini para jemaah masih terus menjalani rangkaian ibadah haji.