Pixel Code jatimnow.com

Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP Untuk Peternak Ayam

Editor : Bramanta  
Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Distribusi program pemerintah berupa Jagung Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk peternak ayam mulai disalurkan. Saat ini, tercatat puluhan ton Jagung SPHP sudah mulai disalurkan kepada peternak ayam di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan pihaknya sudah melakukan penyaluran Jagung SPHP bagi peternak ayam di Tulungagung. Meski sudah disalurkan, namun mereka mengakui jika penyaluran itu masih belum masif.

Hal ini dikarenakan teknis penyaluran Jagung SPHP ini sama dengan penyaluran Beras SPHP, yakni dengan menggunakan aplikasi Klik SPHP. Program ini masih tersalurkan sebanyak 57 ton saja.

"Penyaluran Jagung SPHP baru tahun ini menggunakan Klik SPHP. Makanya hari ini baru mulai bimbingan teknis (Bimtek) penggunaan Klik SPHP terhadap perwakilan peternak dan koperasi peternak," ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Kuota penyaluran program Jagung SPHP secara nasional mencapai sebanyak 200 ribu ton. Sedangkan untuk Perum Bulog Cabang Tulungagung, diketahui mendapatkan kuota penyaluran Jagung SPHP sebanyak 83 ribu ton. Kuota ini untuk penyaluran pada empat wilayah kerja Perum Bulog Cabang Tulungagung, meliputi Tulungagung, Trenggalek, serta Blitar Kota dan Kabupaten. Pihaknya memastikan jika setelah dilakukannya bimtek bagi peternak dan koperasi peternak, penyaluran secara masif akan dilakukan.

Baca juga:
Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

"Setelah bimtek ini, kami akan masifkan penyaluran jagung SPHP. Tidak ada target kapan harus selesai, karena penyaluran ini untuk sepanjang tahun 2026," ungkapnya.

Penyaluran Jagung SPHP sama seperti dengan Beras SPHP, dimana calon penerimanya sudah tertera By Name By Addres (BPBP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Nantinya, para Jagung SPHP akan disalurkan ke setiap koperasi peternak yang sudah terdaftar dan terverifikasi dari Pemerintah Pusat.

Baca juga:
Terbukti Korupsi, Kepala Desa dan Bendahara Divonis Hukuman 3 Tahun Penjara

Setelah disalurkan kepada koperasi peternak, nantinya para peternak ayam bisa menebus Jagung SPHP tersebut pada setiap koperasi peternak di tempatnya. Sedangkan untuk kuota yang didapat setiap peternak diketahui berbeda-beda, mengingat terdapat peternak kecil, mikro, menengah dan besar, dimana kuota itu ditetapkan oleh Bapanas.

"Para calon penerima Jagung SPHP sesuai BNBA itu sudah ada di aplikasi Klik SPHP termasuk kuotanya juga sudah tertera. Jadi kalau mereka login, pilih nama peternak, kalau namanya tidak ada ya tidak bisa menebus," pungkasnya.