Pixel Code jatimnow.com

Pasha ABK Center Gresik Luncurkan Full Day Therapy

Editor : Bramanta   Reporter : Sahlul Fahmi
Gedung Pasha ABK Center di Jl. Proklamasi No.57 Gresik. (Foto: Dok. Pasha ABK Center for jatimnow.com)
Gedung Pasha ABK Center di Jl. Proklamasi No.57 Gresik. (Foto: Dok. Pasha ABK Center for jatimnow.com)

jatimnow.com - Memperingati Hari Autisme Sedunia, Pasha ABK Center Gresik meluncurkan program Full Day Theraphy. Layanan ini adalah terapi komprehensif berbasis full day bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Program ini digagas sebagai respon peserta didik berkebutuhan khusus di Kabupaten Gresik yang terus mengalami peningkatan. Akan tetapi meski Gresik kini telah ditetapkan sebagai kabupaten Inklusi, namun tantangan di lapangan masih cukup besar.

Kepala Sekolah Pasha ABK Center, Rinawati, menjelaskan tantangan tersebut diantaranya adalah kapasitas terapi dimana ABK di Gresik masih belum mendapatkan tempat terapi yang memiliki fasilitas lengkap dan durasi memadai. Kemudian stigma dan penerimaan lingkungan juga masih menjadi salah satu kendala sehingga masih dibutuhkan edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Tantangan lainnya adalah kebutuhan Intervensi Intensif dimana mayoritas ABK di Gresik membutuhkan lebih dari satu jenis terapi, namun seringkali layanan tersebut terfragmentasi atau tersebar di lokasi yang berbeda,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Baca juga:
Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Dari permasalahan tersebut Pasha ABK Center membuat terobosan dengan menghadirkan model full day yang mengemas program secara klasikal dan kolaboratif. Program ini menggabungkan pembelajaran akademik, vokasi life skill, dan terapi yang dipersonalisasi berdasarkan Personal Learning Profile (PLP) tiap siswa.

"ABK sangat terbantu dengan rutinitas yang sama setiap hari. Program terjadwal sepanjang hari membantu mereka memahami struktur waktu dan mengurangi kecemasan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah melalui UPT Resource Center Gresik yang berupaya memastikan kesetaraan layanan pendidikan bagi disabilitas," jelasnya.

Baca juga:
JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Rinawati melanjutkan keberhasilan intervensi autisme sangat dipengaruhi oleh intensitasnya. Dengan waktu yang lebih panjang, tersedia durasi optimal bagi anak untuk menerima stimulasi. Karena itu model satu atap ini memungkinkan pemantauan perkembangan anak secara menyeluruh (mulai dari kemampuan verbal hingga kemandirian fisik) tanpa perlu berpindah fasilitas, sehingga hasil yang dicapai lebih konsisten dan terukur.

“Kami berharap program Full Day Therapy di Pasha ABK Center dapat menjadi standar baru layanan di Gresik guna mewujudkan kemandirian penuh bagi anak-anak autis di masa depan,” pungkasnya.