jatimnow.com – Menyambut peringatan Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli mendatang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Timur menggelar acara bergengsi bertajuk Kebaya Fashion Parade di Hotel Majapahit, Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Acara yang berlangsung ekstra meriah ini sekaligus dirangkai dengan pelantikan pengurus DPD FPPI Jatim periode 2026-2031.
Ketua DPD FPPI Jatim yang baru saja dilantik, Mimien Prasetiyo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan, momentum pelantikan ini menjadi titik tolak bagi FPPI Jatim untuk terus mencetak perempuan-perempuan yang mandiri dan tangguh.
“Intinya FPPI adalah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia. Bagaimana kita membentuk perempuan Indonesia yang mandiri, mempunyai karakter amat sangat fight, tangguh, cerdas, dan berprestasi. Tujuan kita adalah memajukan perempuan Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur,” tegas Mimien usai prosesi pelantikan.
Mimien menambahkan, Kebaya Fashion Parade yang digelar bersifat umum, namun berbasis organisasi atau komunitas, bukan pendaftaran individu. Lebih dari sekadar peragaan busana, ia berharap acara ini menjadi kampanye budaya agar generasi muda kembali bangga mengenakan kebaya.
“Harapannya generasi muda menjadikan kebaya sebagai simbol jati diri. Kebaya merupakan jati diri bangsa Indonesia,” imbuh Mimien.
Baca juga:
SSFF 2026 Padukan Gaya Hidup Sehat, Wastra Nusantara, dan Inklusivitas
Terkait program kerja kepengurusan yang baru, Mimien menyoroti tantangan terberat kaum perempuan saat ini, yakni ketidakberdayaan secara ekonomi, skill, maupun posisi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Ia menegaskan, isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi salah satu fokus utama yang akan diperjuangkan, selaras dengan arahan Ketua Umum DPP FPPI Pusat, Marlinda.
“Bagi wanita-wanita yang tidak mempunyai daya dan skill, mereka sering tidak berdaya menyesuaikan diri di lingkungan keluarga hingga masyarakat luas. Masalah seperti KDRT perempuan, ini yang lebih diutamakan untuk di-speak up,” terang Mimien.
Di sisi pemberdayaan ekonomi, FPPI Jatim menaruh perhatian sangat besar pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Shanty, sekitar 75 persen anggota FPPI Jatim berlatar belakang sebagai pelaku UMKM.
Baca juga:
SSFF Dorong UMKM Wastra Masuk Pasar Pakaian Olahraga
Wakil Ketua Umum DPD FPPI Jatim Bidang Organisasi, Shanty Tuakiya, mengungkapkan bahwa Fashion Parade Kebaya tahun ini merupakan gelaran kedua setelah sukses dilaksanakan pada 2025 lalu di Wyndham. Tak disangka, antusiasme peserta pada tahun ini melonjak drastis.
"Ternyata animonya lebih besar dari tahun pertama. Pesertanya dari seluruh Jawa Timur. Saat ini ada 18 DPC FPPI se-Jatim yang tampil. Sebenarnya yang daftar sangat banyak, ada puluhan grup atau komunitas, tapi terpaksa kami tolak dan kami meminta maaf karena terbatasnya waktu," jelas Shanty.
URL : https://jatimnow.com/baca-86138-rayakan-hari-kebaya-nasional-fppi-jatim-gelar-parade-fashion-meriah