Pixel Code jatimnow.com

Stok BBM & LPG Aman, Pertamina Jatimbalinus Siagakan 644 SPBU 24 Jam

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Komisi VI DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga di Surabaya, Jumat (06/3). (Foto: Pertamina for jatimnow.com).
Komisi VI DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga di Surabaya, Jumat (06/3). (Foto: Pertamina for jatimnow.com).

jatimnow.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menjamin ketersediaan pasokan energi tetap aman bagi masyarakat yang hendak menjalankan mudik Lebaran 1447 H.

Meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih fluktuatif, ketahanan stok BBM dan LPG di wilayah operasional dipastikan dalam kondisi stabil.

Kepastian ini muncul usai rapat koordinasi antara Pertamina Patra Niaga dengan Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jumat (06/3). Langkah konkret diambil dengan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri guna mengawal distribusi energi di jalur-jalur krusial.

Direktur Kelembagaan dan Kepatuhan PT Pertamina Patra Niaga, Kadek Ambara Jaya, memprediksi adanya lompatan konsumsi energi, terutama jenis gasoline dan LPG.

"Mobilitas warga yang tinggi saat Ramadan dan Idulfitri mendorong kami memperkuat seluruh infrastruktur layanan," ujar Kadek.

Untuk membendung kendala distribusi, Pertamina mengerahkan kekuatan penuh di wilayah Jatimbalinus yang mencakup 1.482 SPBU, 900 Pertashop, serta 1.216 agen LPG.

Khusus bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh, tersedia 644 SPBU yang beroperasi 24 jam serta 921 Agen LPG Siaga.

Strategi jemput bola juga diterapkan melalui 36 unit Motorist atau layanan pesan antar (PDS) yang mampu menembus kemacetan di pemukiman maupun jalur wisata.

Baca juga:
Konflik Global Memanas, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Terkendali

Selain itu, 17 mobil tangki disiagakan sebagai "kantong suplai" di titik-titik rawan macet agar stok SPBU tidak sempat kosong.

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, mengapresiasi langkah mitigasi yang diambil Pertamina.

Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai perilaku konsumsi masyarakat di lapangan.

"Kami melihat ada indikasi pembelian tidak wajar di beberapa titik yang menjurus pada penimbunan. Masyarakat jangan terpancing isu liar. Pertamina sudah menjamin stoknya, jadi belilah sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata," tegas politisi Fraksi PKB tersebut.

Baca juga:
Pastikan Dapur Tetap Ngebul, PGN Kawal Keandalan Gas Bumi Selama Lebaran 2026

Senada dengan hal itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying).

Ia memastikan seluruh layanan, termasuk fasilitas istirahat 'Serambi MyPertamina' di rest area, siap menyambut pemudik dengan fasilitas lengkap seperti klinik mini hingga area bermain anak.

"Kami terus memantau pergerakan stok secara real-time. Jika warga menemukan kendala atau penyimpangan di lapangan, segera lapor ke kontak 135," pungkas Ahad.