Pixel Code jatimnow.com

Petugas KAI Daop 8 Periksa Rel dan Jembatan, Mudik 2026 Dijaga Ketat

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Petugas KAI Daop 8 Surabaya memeriksa dan membersihkan jalur rel di salah satu titik rawan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar. (Foto: Humas KAI/jatimnow.com)
Petugas KAI Daop 8 Surabaya memeriksa dan membersihkan jalur rel di salah satu titik rawan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar. (Foto: Humas KAI/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya meningkatkan pengawasan infrastruktur untuk mengamankan perjalanan selama Angkutan Lebaran 2026.

Sepanjang 578 kilometer jalur rel kereta api dan 1.118 jembatan berada dalam pemantauan ketat guna mengantisipasi gangguan saat arus mudik memuncak.

Lonjakan jumlah penumpang di Jawa Timur mendorong tim prasarana bergerak lebih awal. Unit Jalan Rel dan Jembatan melakukan inspeksi menyeluruh, mulai dari baut sambungan rel, bantalan, wesel, hingga sistem drainase agar tidak terjadi genangan yang berpotensi menggerus badan jalan rel.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memastikan pemeriksaan menyasar seluruh aset fisik. Tim menerapkan perawatan rutin dan preventif untuk mendeteksi potensi kerusakan sedini mungkin.

“Kami menyisir setiap komponen, dari struktur utama jembatan sampai bagian terkecil di jalur rel. Semua harus aman saat beban perjalanan meningkat,” ujar Mahendro di Surabaya, Rabu (4/3/2026).

Daop 8 juga memetakan enam Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS) yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Dua titik berada di lintas utara dan empat di lintas selatan.

Petugas berjaga 24 jam di lokasi tersebut dengan dukungan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) seperti batu balas, bantalan rel, serta alat berat yang ditempatkan di titik strategis agar cepat dimobilisasi bila terjadi gangguan.

Baca juga:
Awas Macet! KAI Daop 8 Perbaiki Tiga Perlintasan Utama di Surabaya

Penguatan tak hanya pada peralatan. Sebanyak 1.013 personel dikerahkan, terdiri dari 856 petugas reguler dan 157 tenaga tambahan.

Mereka disebar untuk menjaga perlintasan sebidang yang padat kendaraan namun belum terjaga, sekaligus meningkatkan patroli jalan kaki di sepanjang jalur rel.

“Seluruh tim, peralatan, dan material dalam kondisi siaga penuh. Kami ingin masyarakat pulang kampung dengan rasa aman dan tiba tepat waktu,” kata Mahendro.

Penjualan Tiket Tembus 47 Persen

Baca juga:
Daftar KA Daop 8 Surabaya yang Terlambat Akibat Truk dan Kecelakaan Mobil

Minat mudik mulai terlihat dari angka penjualan tiket kereta api. Hingga 4 Maret 2026, sebanyak 261.728 tiket atau 47 persen dari total 561.528 kursi periode 11 Maret–1 April 2026 telah terjual.

Puncak sementara tercatat pada 18 Maret 2026 dengan penjualan 22.798 tiket dalam satu hari. Untuk mengakomodasi permintaan, KAI Daop 8 mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, termasuk 10 perjalanan tambahan dari Surabaya dan Malang.

Bagi calon penumpang yang berburu tarif hemat, tersedia sekitar 101.372 tiket kelas ekonomi komersial dengan potongan harga 30 persen untuk keberangkatan 14–29 Maret 2026. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi resmi KAI sebelum kuota habis.