Pixel Code jatimnow.com

ASN di Jember Dilaporkan Hanyut Terbawa Banjir Bandang

Editor : Bramanta   Reporter : Sugianto
Foto: Petugas memantau kondisi banjir usai surut. (BPBD/jatimnow.com)
Foto: Petugas memantau kondisi banjir usai surut. (BPBD/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang ASN di Jember dilaporkan hilang terseret banjir bandang. Korban diketahui bernama Wahid (52) warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Proses pencarian terhadap korban hingga kini masih berlangsung. Banjir bandang ini juga merusak bangunan rumah milk warga dan kandang ternak. Air bercampur lumpur juga membuat warga terpaksa mengungsi sementara waktu.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo mengatakan banjir bandang melanda wilayah Desa Pakis, Kecamatan Panti tadi malam. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah hulu Sungai Badean sejak pukul 14.00 WIB. Beberapa jam kemudian, debit air meningkat drastis dan berubah menjadi cokelat berlumpur. Sekitar pukul 19.40 WIB, arus sungai yang membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu meluap ke permukiman warga.

"Terdapat empat dapur rumah warga yang mengalami kerusakan dan beberapa kandang ternak, selain itu ada ASN juga yang dilaporkan hanyut," ujarnya, Selasa (3/2/2026)

Puluhan rumah warga terdampak banjir ini. Air beserta lumpus masuk kedalam rumah warga hingga setinggi 30 centimeter. Warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga sementara waktu. Hingga saat ini petugas masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hanyut terbawa arus banjir tersebut.

Baca juga:
SDN Pecoro 02 Jember Disegel Ahli Waris, Pemkab Pastikan Siswa Tetap Sekolah

“Kami terus berkoordinasi dengan relawan, perangkat desa, Tim SAR, dan dinas terkait untuk melakukan pencarian,” tuturnya.

Banjir bandang juga berdampak ke wilayah hilir, tepatnya di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. Dua rumah warga dilaporkan terendam lumpur setinggi sekitar 40 centimeter. Untuk penanganan lanjutan, Dinas Sosial akan mendirikan dapur umum, sementara Dinas Kesehatan memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak. BPBD Jember juga merekomendasikan pengerahan tim pemadam kebakaran dan TRC untuk membersihkan akses jalan serta rumah warga yang terdampak banjir lumpur di Desa Pakis dan Desa Pecoro.

Baca juga:
Kejahatan Online Meningkat, Indosat Hadirkan IM3 SATSPAM+

"Kami sudah berkoordinasi lintas instansi, yang jelas akan didirikan dapur umum dan layanan kesehatan bagi warga terdampak," pungkasnya.