Pixel Code jatimnow.com

Dituduh Terima Gratifikasi DAK, Rendra Kresna Tunjuk Tiga Kuasa Hukum

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Avirista Midaada
Tiga kuasa hukum yang ditunjuk Rendra Kresna dalam kasus tuduhan gratifikasi DAK.
Tiga kuasa hukum yang ditunjuk Rendra Kresna dalam kasus tuduhan gratifikasi DAK.

jatimnow.com – Bupati Malang Rendra Kresna dituduh KPK menerima gratifikasi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Tahun 2011.

Meski belum ada kejelasan terkait status hukumnya, namun Rendra sudah menunjuk tiga orang sebagai kuasa hukumnya.

Tiga penasehat hukum yang ditunjuk itu adalah Gunadi Handoko, Sudarmadi, dan Imam Muslih yang kemudian ditunjuk menjadi ketua.

Baca Juga:

Ditemui jatimnow.com di halaman rumah dinas Bupati, ketiganya mengaku usai bertemu dengan Bupati Malang Rendra Kresna, pada Rabu (10/10/2018) siang.

"Pertemuan ini hanya kordinasi saja karena kami ini tim penasehat hukum beliau. Baru pertama kali bertemu Pak Rendra, kebetulan saya juga baru tiba dari Jakarta," ujar Gunadi Handoko, salah satu kuasa hukum Rendra Kresna.

Baca juga:
Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Ponorogo, Ini Pernyataan Resmi Lisdyarita

Menurutnya, kordinasi yang dilakukan hanya bersifat ringan - ringan dan tak membicarakan terkait proses hukum yang akan ditempuh.

"Kordinasi yang ringan, supaya hubungan ke depan lebih gampang," tambahnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Rendra Kresna yang telah menunjuk ketiganya sebagai tim penasehat hukum guna menghadapi perkara tuduhan gratifikasi yang disangkakan KPK.

Baca juga:
Termasuk Sugiri, KPK Tangkap 13 Orang Dalam OTT di Ponorogo

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam