Pixel Code jatimnow.com

Diduga Rem Blong Mobil Minibus Nyungsep di Jalan, 1 Orang Tewas

  Reporter : Erwin Yohanes Mita Kusuma
Polisi melakukan evakuasi korban lakalantas tunggal di leter S Trenggalek
Polisi melakukan evakuasi korban lakalantas tunggal di leter S Trenggalek

jatimnow.com - Diduga rem blong, sebuah mobil nyungsep di Jalan Raya Jurusan Kampak-Munjungan, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Jumat (28/9/2018) sore jelang magrib.

Akibatnya, mobil berpenumpang 4 orang tersebut terbalik. 1 orang dinyatakan tewas alias meninggal dunia.

Kapolsek Kampak, IPTU Anwar, menjelaskan, awalnya minibus Honda Mobilio Nopol W 815 YB yang dikemudikan Sutriyono yang mengangkut 4 orang penumpang, bergerak dari arah barat/Munjungan hendak ke timur/Kampak.

Sesampainya di tikungan menurun leter S masuk Rt. 25/06 Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, diduga tiba-tiba rem mobil mengalami blong atau tidak berfungsi.

"Sehingga mobil melaju turun tak terkendali. Pengemudi pun banting stir ke arah kanan menabrak tebing kanan jalan, selanjutnya mobil terguling dan terbalik di atas aspal jalan," jelas IPTU Anwar.

Baca juga:
Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung

Akibatnya, lanjut ia, sopir atas nama Sutriyono warga Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek mengalami luka-luka pada bagian kepala, leher patah dan meninggal dunia di lokasi.

Sementara, penumpang lain, Nabil Satria Dewangga (11) mengalami bengkak pada kepala bagian depan, luka lecet pada wajah, sesak nafas. Sementara, Tukijem (50), mengalami pendarahan di telinga.

"Dua-duanya langsung kami larikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. Untuk mendapatkan perawatan intensif," bebernya.

Baca juga:
Tertabrak Mobil Dari Belakang, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Tewas Kecelakaan

Sementara, lanjut ia, untuk mobil sudah dievakuasi. "Sekarang sudah dibawa ke unit Laka Sat Lantas Polres Trenggalek," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam