Pixel Code jatimnow.com

Marak Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, Pemkot Malang: Bukan Soal Pembatas, tapi...

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Gerhana
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Prokopim Pemkot Malang)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Prokopim Pemkot Malang)

jatimnow.com - Pemkot Malang sejauh ini belum ada rencana membuat pembatas untuk mencegah adanya niatan orang bunuh diri di jembatan-jembatan yang ada. Sejauh ini masih Jembatan Soekarno Hatta yang diberi pembatas tersebut. 

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, semua jembatan yang ada di Kota Malang berpotensi terjadinya peristiwa orang bunuh diri. 

"Contoh di Soekarno Hatta kita sudah membuat penutup, tapi (berpotensi) terjadi di jembatan lainnya juga. Nanti kita membuat pagar di situ (jembatan lain), nanti (melakukan) di jembatan lainnya," kata Wahyu, Jumat (10/5/2024). 

Baca juga:
Ecoton Desak Pemkot Malang Selamatkan DAS Brantas dari Sampah

Menurutnya, permasalahan yang ada bukan soal jembatan, tetapi edukasi atau memberi pemahaman kepada masyarakat yang diutamakan. 

Pemkot Malang berencana bekerja sama dengan Polresta Malang Kota, perguruan tinggi, psikiater, tokoh agama dan lainnya untuk mensosialisasikan pencegahan bunuh diri. 

Baca juga:
Gawat! Bayi Malang Terancam Mikroplastik di Feses 14 Kali Lipat

"Untuk memberi pemahaman, bahwa dengan bunuh diri bukan jalan yang terbaik, tetapi bisa menyelesaikan dengan baik," katanya. 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam