Pixel Code jatimnow.com

Persik Kediri Kuatkan Mental Jelang Lawan Persis Solo, Keder Cah?

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Yanuar Dedy
Flavio Silva, penyerang asing Persik Kediri dalam latihan rutin di Brawijaya. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)
Flavio Silva, penyerang asing Persik Kediri dalam latihan rutin di Brawijaya. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri terus mematangkan persiapan jelang laga lanjutan Liga 1 2023/2024 melawan Persis Solo, pada Sabtu (24/2/2024). Tidak hanya fisik dan taktik, kesiapan mental kini juga menjadi fokus mereka.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengatakan Persis Solo bukan lawan yang mudah. Selain memiliki pemain-pemain berkualitas, tim yang bermarkas di Stadion Manahan Solo itu juga mendapat hasil positif di dua laga terakhirnya.

"Mereka (Persis Solo) juga punya pelatih baru. Laga nanti akan sulit, bukan hanya fisik, tetapi juga mental," kata Marcelo Rospide, Rabu (21/2/2024)

Menurut Marcelo Rospide, persiapan timnya sejauh ini sudah cukup baik, termasuk dari aspek taktikal dan strategi yang akan diterapkan di lapangan nanti.

"Sejauh ini pemain cukup siap, mulai dari detail pertandingan, taktik, strategi juga fisik. Latihan terakhir sebelum berangkat (ke Solo), kita akan lebih fokus pada strategi yang telah disiapkan," ungkapnya.

Baca juga:
Kalah Dari Arema FC, Ini Komentar Pelatih Persik Kediri

Disinggung soal Hamra Hehanussa, salah satu pilar penting Persik yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning, pelatih asal Brasil itu mengaku tidak ada masalah.

Menurutnya, dia masih memiliki pemain lain sebagai pengganti, yaitu Ahmad Agung.

Baca juga:
Arema FC Akhiri Kutukan Lawan Persik Kediri, 2 Gol Dramatis di Menit Akhir

"Hamra pemain penting, tetapi Agung punya kapasitas yang sama. Dia menunjukkan permainan yang sangat baik di dua laga terakhir lawan Persib dan PSM. Jadi bukan suatu masalah," pungkasnya.

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam