Pixel Code jatimnow.com

BPBD Evakuasi Lansia Terdampak Banjir Ponorogo ke Masjid

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ahmad Fauzani
BPBD Ponorogo mengevakuasi pengungsi lansia dampak banjir dengan perahu karet. (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow)
BPBD Ponorogo mengevakuasi pengungsi lansia dampak banjir dengan perahu karet. (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow)

jatimnow.com - Banjir di Ponorogo belum selesai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mulai melakukan mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Rabu (15/2/2023) pagi.

Pantauan di lokasi, BPBD mengungsikan salah satu warga di Lingkungan Prayungan, Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Petugas BPBD Ponorogo mengevakuasi dengan perahu karet.

Kepala BPBD Ponorogo, Henry Indra Wardhana mengatakan air cukup tinggi. BPBD Ponorogo mengungsikan warga yang sudah berusia lanjut usia (lansia). Adalah Katiman warga setempat yang diungsikan dari rumahnya di Lingkungan Prayungan, Kelurahan Paju. Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

"Kebetulan rumah Pak Katiman kemasukan air. Beliau (Katiman) lansia sehingga kita evakuasi,” ujar Kepala BPBD Ponorogo, Henry Indra Wardhana, Rabu (15/2/2023).

Dia menjelaskan bahwa Katiman dibawa ke masjid yang berada di Lingkungan Krajan, Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Baca juga:
Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan

“Kami kerja sama dengan dinas kesehatan untuk memeriksa Katiman,” katanya.

Selain Katiman, jelas dia, ada 3 pengungsi lainnya. Mereka adalah Slamet warga Dusun Mancaan Kelurahan Paju, Tumi dan Dian warga Lingkungan Gowar Kelurahan Paju.

“Total ada 4 jiwa yang diungsikan oleh BPBD Ponorogo. Untuk yang satu di masjid, sedangkan 3 lainnya di tetangga maupun saudaranya,” tegasnya.

Baca juga:
Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok

Menurutnya, warga diminta tetap waspada terkait bencana banjir. Pasalnya cuaca masih tidak menentu.

Diketahui, banjir menerjang Kabupaten Ponorogo. BPBD Ponorogo menyebut bahwa ada 13 titik banjir di Bumi Reog. Selain itu ada 30 rumah yang terendam akibat banjir.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam