Pixel Code jatimnow.com

Kronologis Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Sidoarjo

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Zainul Fajar
ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Kasus pembunuhan Faridah (41) seorang wanita asal Keling, Jumputrejo, Sukodono yang ditemukan tewas di kamar hotel di kawasan Medaeng, Waru, diduga dipicu karena cemburu.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, tersangka pelaku pembunuhan M Andi Sukarnain (24) diketahui adalah seorang penjual ayam geprek yang menyewa lahan di sekitar rumah korban dulu.

Pelaku dengan korban juga dikabarkan menjalin hubungan asmara terlarang sebelum akhirnya pihak keluarga dan suami korban tahu akan hal tersebut.

"Padahal pelaku ini sudah punya istri. Sementara kalau korban ini sedang pisah ranjang dengan suminya. Belum resmi bercerai," ujar MI, salah satu warga, kepada jatimnow.com.

MI mengatakan bahwa sebelum kejadian, pada Selasa (1/11/2022) pagi, korban sempat berpamitan kepada anak bungsunya untuk keluar sebentar.

"Pagi itu sempat pamit ke anaknya yang bungsu katanya mau keluar sebentar. Setelah itu malamnya keluarga korban katanya dapat kabar dari kepolisian itu," imbuhnya.

Ternyata, di hari tersebut pelaku sengaja mengajak korban untuk bertemu dan membicarakan kelanjutan hubungan asmara gelapnya dengan korban.

Baca juga:
Inilah Motif Kasus Penusukan di Malang yang Tewaskan Joki Balapan

Pelaku juga disebut sempat mengajak korban berkeliling sebelum akhirnya keduanya memutuskan menginap di hotel yang ada di kawasan Medaeng tersebut.

Saat pelaku pergi ke kamar mandi, korban dikabarkan melihat isi HP pelaku. Begitu terkejutnya korban ketika mengetahui bahwa HP pelaku telah dipenuhi dengan foto wanita.

"Usai mandi, korban pun meluapkan kecemburuannya kepada pelaku. Pelaku dan korban ini akhirnya cekcok dan adu mulut," ujar sumber terpercaya yang tidak bisa disebut namanya.

Baca juga:
Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Temuan Jenazah, Satu Tersangka Diamankan

Keadaan sempat memanas karena adu mulut dari pelaku dan korban. Korban saat itu mengungkit semua yang telah diberikannya kepada pelaku. Seketika itupun, pelaku naik pitam dan mencekik korban hingga kehabisan nafas dan berdarah.

Tidak hanya itu saja, setelah mencekik korban, pelaku juga menjeratnya dengan kerudung hingga korban lemas tak berdaya sampai meninggal dunia.

"Pelaku kemudian mengambil HP dan motor milik korban untuk dibawa kabur," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam