Pixel Code jatimnow.com

Kasus Tewasnya Santri Ponpes Gontor Belum Ada Tersangka, Begini Kata Polisi

Editor : Sofyan Cahyono   Reporter : Mita Kusuma
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.(Foto: Mita Kusuma)
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.(Foto: Mita Kusuma)

Ponorogo - Tragedi tewasnya santri Ponpes santri Ponpes Modern Darussalam Gontor berinisial AM sudah 16 hari berlalu. Ia diduga menjadi korban penganiayaan. Namun hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka. Bahkan terduga pelaku belum menjalani pemeriksaan.

“(Terduga) Pelaku belum kami periksa karena memang belum ditangkap. Belum diamankan,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, Rabu (7/8/2022).

Catur membantah bila kepolisian dianggap lambat menangani kasus ini. Sebab sejak kejadian pada 22 Agustus 2023 sampai 4 September atau sebelum viral, tidak ada laporan masuk ke kepolisian.

Baca juga:
Kapolres Gresik Imbau DPO Gangster Pelaku Pengeroyokan Serahkan Diri

“Rentang waktu itu tidak ada laporan ke kami. Baik itu di tingkat polsek maupun Polres Ponorogo. Itu yang harus digarisbawahi,” tandas mantan Kapolres Batu itu.

Baca juga:
Sempat Koma Lima Hari, Narapidana Lapas Blitar Tewas Usai Dianiaya Temannya

Seetlah ada laporan masuk, polisi langsung melakukan serangkaian proses pemeriksaan. Di antaranya pemanggilan saksi-saksi. Hingga kini ada 12 orang yang diperiksa. Jumlah itu berpotensi bertambah karena tim dari Satreskrim Polres Ponorogo berangkat ke Palembang untuk memeriksa saksi.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam