Pixel Code jatimnow.com

Gagal Kejar Jambret, Pasutri di Surabaya Tersungkur Kehilangan Tasnya

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Zain Ahmad
Pasutri korban jambret saat mendapat pertolongan dari petugas. (Foto: Juli for jatimnow.com)
Pasutri korban jambret saat mendapat pertolongan dari petugas. (Foto: Juli for jatimnow.com)

Surabaya - Pasangan suami istri (pasutri) di Surabaya menjadi korban jambret saat melintas di Jalan Tambak Langon No.2, Asemrowo, Surabaya. Keduanya juga terluka setelah terjatuh dari motor, saat mengejar pelaku usai tasnya dirampas.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.40 WIB, Senin (16/5/2022). Pasutri itu bernama Soemarno (59) dan Sri Setyaningsih (52), warga Babatan Indah, Wiyung Surabaya.

Soemarno mengalami luka pada bahu dan lutut kaki kanannya, sementara istrinya terluka pada lutut kaki kanannya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Asemrowo, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan.

Baca juga:
Dua Residivis Jambret ditangkap Polres Tulungagung

"Benar. Saat ini masih dalam penyelidikan. Masih didalami lagi untuk mengidentifikasi terduga pelakunya," kata Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan, Rabu (18/5/2022).

Hari menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat itu mengendarai motor Honda Beat dari arah barat ke timur. Saat melintas di TKP, korban dibuntuti atau diikuti oleh dua orang tidak dikenal dengan menggunakan motor Honda Vario.

Baca juga:
2 Jambret yang Tewaskan Mahasiswi UINSA Surabaya Diringkus

Setelah itu, korban dipepet dan tas yang dibawa korban perempuan yang berisi uang dan handphone dirampas. Mengetahui itu, korban langsung berusaha mengejar hingga ke Jembatan Podo Tresno. Namun, sebelum sampai di jembatan, korban hilang kendali hingga akhirnya terjatuh dan tersungkur ke aspal.

"Sempat dikejar oleh korban, tapi terduga pelaku sudah kabur dengan cepat menggunakan motornya. Ini masih terus kami dalami. Mudah-mudahan bisa segera kami ungkap," jelas Hari.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam