Pixel Code jatimnow.com

Mahasiswa Universitas Brawijaya yang Tewas di Pasuruan Adalah Dokter Muda

Editor : Sofyan Cahyono   Reporter : Achmad Titan
Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran UB dr. Eriko Prawestiningtyas ketika memberikan keterangan dalam konferensi pers, Rabu (13/4/2022).(Foto: Galih Rakasiwi)
Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran UB dr. Eriko Prawestiningtyas ketika memberikan keterangan dalam konferensi pers, Rabu (13/4/2022).(Foto: Galih Rakasiwi)

Malang - Bagus Prasetya Lazuardi ditemukan membusuk di semak pinggir jalan raya Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Pihak Universitas Brawijaya (UB) Malang membenarkan bahwa korban merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran.

"Benar, korban merupakan mahasiswa sarjana kedokteran tahun 2016. Masuk ke profesi dokter pada 2019. Untuk status korban saat ini dokter muda," ujar Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran UB dr. Eriko Prawestiningtyas saat menggelar konferensi pers, Rabu (13/4/2022).

Pihak UB sangat perihatin dan turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Lazuardi. Harapannya pihak berwenang dalam hal ini kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Tentunya dengan prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku.

Baca juga:
Inilah Motif Kasus Penusukan di Malang yang Tewaskan Joki Balapan

Sebelumnya, seorang mahasiswa FKUB Malang bernama Bagus Prasetyo Lazuardi ditemukan sudah menjadi mayat denga luka di bagian kepala di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sepekan sebelumnya, korban dilaporkan hilang.

Mayat ditemukan dalam kondisi terlentang di lahan kosong yang ada di tepi jalan raya Surabaya-Malang. Mahasiswa semester akhir ini, merupakan warga Jalan Letjend Suprapto Kabupaten Tulungagung.

Baca juga:
Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Temuan Jenazah, Satu Tersangka Diamankan

Baca Juga: Mahasiswa Kedokteran Brawijaya Malang Dipastikan Dibunuh, Ini Hasil Autopsinya

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam