Pixel Code jatimnow.com

Korban Meninggal Keracunan Makanan di Jombang Bertambah

Editor : Sofyan Cahyono   Reporter : Elok Aprianto
Kondisi rumah duka saat didatangi tim Dinas Kesehatan Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Kondisi rumah duka saat didatangi tim Dinas Kesehatan Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Kasus keracunan makanan terjadi di Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Kini jumlah korban terus bertambah. Sebelumnya, Savara Malaika Bilqis (7) meninggal dunia pada Selasa (12/4/2022) siang. Selanjutnya Asmiadi (72) yang merupakan kakek dari Bilqis juga meninggal dunia, Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Ini tambah lagi korbannya satu, Pak Asmiadi. Ini baru dapat kabar dari RSUD Jombang," ungkap Kasun Grudo Sudiono kepada sejumlah jurnalis di rumah duka.

Asmiadi sebelumnya dirawat di Puskesmas Sumobito. Namun karena kondisinya semakin kritis, Asmiadi akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang pada pukul 20.00 WIB.

"Ya kakeknya sempat kritis, terus dilarikan ke RSUD. Ini tadi barusan meninggal," paparnya.

Baca juga:
Pasca Kejadian Keracunan, Pengelola SPPG di Tulungagung Meminta Maaf

Perkembangan kondisi korban lainnya, yakni Slamet Mohammad Yusuf (33), Sujik Mistari (33) dan Maretta Putri Regina (13), saat ini sudah mulai membaik. Ketiga anggota keluarga itu dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung.

"Yang di PKU, Alhamdulillah sudah sehat, tertolong. Saat ini sudah nggak mual-mual," terangnya.

Baca juga:
Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG di Tulungagung Ditanggung BGN

Tim dari Dinas Kesehatan Jombang sudah mendatangi rumah duka. Mereka mengambil sampel makanan untuk selanjutnya diperiksa. "Dari dinas kesehatan ke sini untuk ambil sampel air," pungkasnya.

Baca Juga: Cerita Sebelum Satu Keluarga di Jombang Diduga Keracunan Makanan

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam