Pixel Code jatimnow.com

PSI Usulkan Penambahan Rusun Khusus Warga Asli Surabaya

Editor : Arina Pramudita   Reporter : Ni'am Kurniawan
Rumah susun (rusun) di Surabaya. (Foto; dok jatimnow.com)
Rumah susun (rusun) di Surabaya. (Foto; dok jatimnow.com)

Surabaya - Anggota fraksi PSI DPRD Surabaya Josiah Michael mengusulkan penambahan Rumah Susun (Rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Surabaya khususnya bagi warga asli Surabaya (pribumi).

Ia melihat seiring kemajuan pembangunan kota Surabaya, banyak warga pribumi justru mulai terpinggirkan. Menurutnya warga juga berhak tinggal di pusat kota untuk menikmati kemajuan infrastruktur.

"Pembangunan yang cepat di pusat kota membuat warga secara perlahan terpinggirkan. Tekanan biaya hidup, terbatasnya ruang, tuntutan pajak, dan tingginya risiko bencana membuat warga surabaya semakin terpinggir," ujar Josiah sapaan akrabnya, Rabu (12/1/2022).

Baca juga:
Diduga Korsleting Listrik, Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar

Selain itu, jaminan lapangan pekerjaan bagi warga pribumi ia nilai masih kurang. Pemetaan peluang ruang kerja ia minta dari Pemkot Surabaya di tahun 2022 ini.

"Keluarga mereka ini sudah ada di Surabaya secara turun temurun, jauh sebelum kita. Pemkot hendaknya mulai memikirkan penataan ruang terutama dengan memberikan opsi tempat tinggal yang layak," tegas Ketua Bapemperda DPRD Surabaya itu.

Baca juga:
Mobil Terjun ke Sungai di Mulyorejo, Tim Rescue Damkar Surabaya Lakukan Evakuasi

Sehingga, percepatan ekonomi di Surabaya kian cepat bertumbuh seiring support pemkot melakukan kerja sama dengan industri-industri yang ada di kota Surabaya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam