Pixel Code jatimnow.com

Pelaku Pembunuhan Bapak Kandung di Malang Jalani Tes Kejiwaan

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Achmad Titan
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi. (Foto: Polres Malang for jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi. (Foto: Polres Malang for jatimnow.com)

Malang - Kepolisian sedang memeriksa kejiwaan pelaku pembunuhan bapak kandung yang terjadi di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang pada Rabu (5/1/2022) kemarin.

Dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Malang melibatkan dokter, psikiater, dan tim medis Rumah Sakit Jiwa. Tujuannya untuk memeriksa kesehatan pelaku.

"Sekarang tim sedang melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku. Jika sudah keluar hasilnya kita langsung melanjutkan gelar pekara penyidikan," tegas Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi, Jumat (7/1/2022).

Jika nanti hasil pemeriksaan kejiwaan membenarkan ada gangguan jiwa pihaknya bakal koordinasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada analisa tim medis atau psikiater.

Baca juga:
Inilah Motif Kasus Penusukan di Malang yang Tewaskan Joki Balapan

Baca Juga: Anak Celurit Bapak Kandung hingga Tewas di Malang

"Walau begitu proses hukum tetap berjalan. Karena namanya kondisi kejiwaan itu kan suatu saat bisa pulih, apabila pulih prosesnya kita lanjutkan, seperti itu. Jadi tidak menggugurkan proses hukum yang kita tangani," tegasnya.

Baca juga:
Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Temuan Jenazah, Satu Tersangka Diamankan

Seperti diketahui pada Rabu (5/1/2022) kemarin Budi Cahyono (38) tega membunuh bapak kandungnya Suradi (65) menggunakan celurit di dapur rumahnya.

Tidak itu saja ia juga melukai kakak kandungnya Ponimi (47) saat berusaha melerai aksi pelaku. Sekarang Ponimi sudah berada di rumah usai menjalani perawatan intensif di RS Bokor, Kabupaten Malang.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam