jatimnow alexametrics

Nenek di Surabaya Jadi Korban Perampasan, Kartu Vaksin hingga Uang Raib

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Zain Ahmad
Rekaman CCTV seorang nenek dirampas dompetnya oleh pemotor di Surabaya
Rekaman CCTV seorang nenek dirampas dompetnya oleh pemotor di Surabaya

jatimnow.com - Seorang nenek menjadi korban perampasan di Jalan Simo Katrungan, Banyu Urip, Surabaya. Peristiwa itu mengakibatkan dompet korban yang berisi KTP, kartu vaksin hingga uang Rp 644 ribu raib dibawa kabur pelaku.

Perampasan ini sendiri terekam kamera CCTV, dan korban mengaku sudah membuat laporan ke polisi.

Informasi yang dihimpun menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.10 WIB pada Selasa (5/10/2021). Korban diketahui bernama Dartik (52), warga Petemon, Sawahan, Surabaya.

Kepada wartawan, korban mengaku menjadi korban perampasan saat perjalanan ke Pasar Asem untuk belanja. Saat itu, dia berdiri di pinggir jalan.

Tiba-tiba dari belakang datang pelaku yang mengendarai motor matik warna hitam dan menunggu Dartik di samping warung.

Saat korban mendekat, pelaku kemudian putar balik memepet dan langsung merampas dompet dari genggaman korban.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Setelah berhasil, pelaku langsung melarikan diri dan diteriaki maling oleh korban. Namun, karena pelaku tancap gas, akhirnya lolos dari kejaran massa.

"Dipepet dan langsung ditarik dompet saya. Kemarin sudah lapor polisi, tapi cuma kehilangan KTP saja. Dibantu pak RT juga. Katanya juga sempat terekam CCTV," terang Dartik, Selasa (12/10/2021).

"Alhamdulillah saya ndak kenapa-kenapa. Tapi KTP, kartu vaksin sama uang saya yang hilang," tambahnya.

Dari rekaman CCTV yang diperoleh jatimnow.com, pelaku saat beraksi mengendari motor Honda Vario warna hitam.

Pelaku memakai kaus warna putih, celana pendek warna cokelat, dan memakai helm warna hijau. Namun, tidak jelas nomor polisi (nopol) motor yang dipakai pelaku yang beraksi seorang diri itu.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan, Iptu Shokip mengaku belum menerima laporan kejadian perampasan tersebut.

"Nihil mas. Coba kita dulu ya," jawabnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE