jatimnow alexametrics

Jelang Hari Lanjut Usia, Eri Cahyadi Diminta Realisasikan Janjinya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Ni'am Kurniawan
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Tjutjuk Supariono
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Tjutjuk Supariono

jatimnow.com - Jelang Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PSI, Tjutjuk Supariono menagih janji Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkaitan dengan kesejahteraan lansia.

Tjutujuk menyebut, program khusus lanjut usia (lansia) dinilai penting untuk segera digeber, mengingat populasi lansia di Surabaya masih di angka 6,01 persen sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2009.

"Program lansia ini semakin penting untuk diperhatikan. Apalagi programnya sudah pernah disampaikan oleh Mas Eri, tinggal eksekusi saja," ujar Tjutjuk, Rabu (26/5/2021).

Menurutnya, perhatian terhadap lansia di Surabaya sangat penting. Janji Wali Kota Eri terhadap lansia itu di antaranya pembagian gelang chip sesuai NIK, rekam medis, alat pelacak GPS, layanan dokter keliling, peningkatan permakanan, layanan posyandu lansia serta program gratis air dan listrik.

"Tahun 2020, angka harapan hidup telah mencapai 74,18 tahun. Surabaya telah mengarah ke struktur penduduk menua (ageing population) sebagaimana kota-kota maju di dunia," tambahnya.

Tjutjuk mengakui, program kesejahteraan lansia yang dilakukan saat ini terbilang sudah baik. Meski demikian, janji kampanye yang dilakukan Wali Kota Eri tetap harus direalisasi.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Kinerja pelayanan kesehatan di Kota Surabaya terus membaik ditandai dengan terus naiknya angka harapan hidup," ungkapnya.

HLUN biasa diperingati setiap 29 Mei, berdekatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-728. Untuk itu, Tjutjuk menyebut bahwa saat ini publik sedang menunggu gebrakan Wali Kota Eri.

"Saya mengucapkan selamat hari lansia dan selamat ulang tahun ke-728 untuk kota kita tercinta ini. Semoga Kota Surabaya semakin maju dan menjadi kota dengan lansia yang sehat, mandiri dan turut berperan dalam pembangunan kota," tambahnya.

Politisi PSI itu membeberkan, berdasarkan data BPS Tahun 2009, ada 6,01 persen lansia muda (60-69 tahun) mendominasi Surabaya. Dari sisi kesehatan, angka kesakitan penduduk lansia dan yang mengalami keluhan kesehatan juga cukup besar, masing-masing sebanyak 24,25 persen dan 46,03 persen.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif