jatimnow alexametrics

Anies Baswedan Lakukan Kunjungan ke Karesidenan Madiun, Ada Agenda Apa?

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Kota Madiun
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Kota Madiun

jatimnow.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Karesidenan Madiun, mulai Sabtu hingga Minggu (24-25/4/2021). Anies mengunjungi Kota Madiun, Kabupaten Ponorogo dan Ngawi.

Hari pertama, Anies ke Pasar Burung Kota Madiun. Malamnya dia ke Masjid Tegalsari, Jetis, Ponorogo. Dia menginap di masjid bersejarah tersebut. Bahkan Anies juga mengunjungi Setono ke makam Batoro Katong.

Hari kedua, Anies kembali ke Madiun. Dia kembali bertemu Wali Kota Madiun Maidi. Di sini, Anies disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Anies bersama Khofifah kemudian mengununjungi Dusun Alas Pecah, Desa/Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Saat ditanya apakah kunjungannya ke Karesidenan Madiun itu berkaitan dengan agenda Pilpres 2024, Anies membantahnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkunjung ke PonorogoGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkunjung ke Ponorogo

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Kami sedang berbicara tentang kebutuhan pangan, ketahanan pangan. Memastikan bahwa warga perkotaan mendapatkan suplay terjamin balas budi kepada petani. Membangun sistem keadilan. Beberapa tempat," jawab Anies.

Dia menjelaskan sedang memulai babak baru kerjasama dengan Kabupaten Ngawi.

"Kalau ditanya kenapa memilih Ngawi? Tidak hanya Ngawi. Karena kami kerjasama dengan provinsi lain juga. Jateng, Sulsel dan Lampung," tegasnya.

Sementara Khofifah mengaku senang bisa bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta. Dia mengklaim jika telah surplus 3,5 juta ton untuk beras.

"Kami mencari market bagaimana. Beras dan padi seluruh petani bisa ketemu market sangat penting. Mudah-mudahan ada perluasan pasar. Ada dari beberapa provinsi perluasan sentra produksi gabah," pungkasnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif