Pixel Code jatimnow.com

Pandemi Covid-19

Ramadan hingga Lebaran, Pemkab Larang Pasar Malam di Aloon-aloon Ponorogo

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Aloon-aloon Ponorogo
Aloon-aloon Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meniadakan kegiatan pasar malam di Aloon-aloon Ponorogo di tengah Pandemi Covid-19.

"Tidak ada pasar malam, baik saat ramadan maupun lebaran. Karena kondisinya masih seperti ini (Pandemi Covid-19)," ujar Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Ponorogo (Disperdakum), Toto Basuki, Jumat (23/4/2021).

Disperdakum memberikan toleransi untuk pedagang lokal Ponorogo agar berjualan di Aloon-aloon Ponorogo dengan batas hingga pukul 22.00 Wib.

Sedangkan untuk pedagang luar daerah termasuk wahana bermain tidak diizinkan.

Baca juga:
OTT KPK di Ponorogo, 2 Mobil Hitam Masuk Rumah Dinas Bupati

"Untuk pedagang lokal masih diberbolehkan jualan seperti biasa sedangkan pedagang pendatang tidak ada dan tidak boleh," ujar dia.

Dengan tidak adanya pasar malam maka secara otomatis pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo juga menurun.

Baca juga:
Job Fair Ponorogo Sediakan 5.619 Loker, 18 Perusahaan Langsung Interview di Tempat

"PAD turun karena kondisinya pandemi," tukasnya.

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam