Mengenal Sentra Anggrek hingga Batik di Wisata Edukasi Dadaprejo Kota Batu

jatimnow.com - Tiga titik wisata, yaitu taman anggrek, kerajinan batik dan kerajinan gerabah menjadi andalan wisata edukasi yang bisa dinikmati pengunjung di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Dengan label Wisata Edukasi Dadaprejo diharapkan kearifan lokal yang ada di sana tergali dan mampu menarik wisatawan sebanyak-banyaknya sehingga bisa menaikkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Wisatawan akan mendapatkan ilmu serta belajar mempraktekkan secara langsung di tiga titik wisata yang ada. Mereka bisa langsung mempraktekkan cara merawat dan menanam anggrek, lalu membatik serta mengetahui pembuatan grabah dengan pendampingan ahli," ujar Ketua Pengelola Wisata Eduaksi Dadaprejo, Andik Wibowo, Minggu (14/3/2021).

Andik menjelaskan, Dadaprejo dijadikan wisata edukasi agar wisatawan bisa tahu dan memahami, sehingga memiliki pengetahuan dan pengalaman secara langsung. Untuk menopang wisata itu, di sana ada laboratorium khusus untuk persilangan anggrek agar bisa mengeluarkan hibrid baru khas Kota Batu.

Kerajinan batik di wisata edukasi Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota BatuKerajinan batik di wisata edukasi Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu

"Jika di wisata batik ada dua motif batik yang diperkenalkan seperti batik tulis dan batik corak bunga anggrek. Wisatawan bisa langsung belajar membuat. Begitu juga dengan kerajinan gerabah, usai membuatnya mereka bisa membawa pulang sebagai cinderamata. Itukan pengalaman yang berkesan," tambahnya.

Harapannya, dengan majunya wisata yang mengangkat kearifan lokal ditunjang ekonomi kreatif yang berjalan bisa menjadi ladang rezeki masyarakat. Dalam kedatangannya, di tiap destinasi memakan waktu sekitar satu jam.

"Untuk harga paket yang ditawarkan yaitu Rp 125 ribu. Wisatawan bisa mendatangi ketiga tempat destinasi dengan fasilitas snack dan diperbolehkan membawa anggrek, gerabah dan batik yang mereka buat. Tapi ada juga paket hemat khusus pelajar Rp 115 ribu saja," bebernya.

Bila wisatawan tak membeli tiket paket, mereka bisa mendatangi tiap tempat terpisah dengan harga tiket bervariasi. Misalkan edukasi anggrek tiketnya Rp 30 ribu, wisata gerabah Rp 50 ribu dan batik Rp 60 ribu. Namun ia menyarankan wisatawan membeli tiket paket karena lebih ekonomis.

Kerajinan gerabah di wisata edukasi Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota BatuKerajinan gerabah di wisata edukasi Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu

"Tapi karena saat ini Pandemi Covid-19, ada batasan pengunjung 10 sampai 15 orang ketika bertandang ke lokasi wisata. Mereka diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Kota Batu, Arief As Siddiq mendukung penuh agar wisata di Kelurahan Dadaprejo bisa berkembang pesat. Juga pendampingan serta peningkatan SDM akan terus diupayakan.

"Harapan kami, Dadaprejo menjadi salah satu destinasi unggulan di Kota Batu yang memiliki beragam potensi wisata yang bisa dikembangkan demi percepatan pengembangan desa dan kelurahan. Support terus kita lakukan bisa berkelanjutan dan membawa dampak positif bagi masyarakat," tandasnya. (Adv)

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top