Bila Dosen Uinsa Ikut Menyebar Hoax, Ini Reaksi Sang Rektor

jatimnow.com - Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (Uinsa) Prof Abd A'la geram terhadap kelompok penyebar berita hoax The Family Muslim Cyber Army (Family MCA).

Kegeraman A'la tersebut cukup beralasan. Pasalnya, materi hoax yang diangkat kelompok MCA mengatasnamakan agama, dengan tujuan untuk memecah belah kesatuan dan persatuan Bangsa.

"Hal ini sebagai salah satu pemicu konflik, maka model yang dilakukan MCA itu tidak dibenarkan dimanapun. Kedepan peran media yaitu menjadi garda depan agar masyarakat Indonesia mendapat kabar atau berita yang objektif yang independen," ungkapnya saat ditemui di kampus Uinsa, Jumat (2/3/2018).

Diketahui, dari ribuan anggota MCA beberapa diantaranya berprofesi sebagi dosen. A'la, sebagai pemimpin perguruan tinggi di Uinsa menegaskan jika ada salah satu dosen yang berasal dari kampusnya maka tidak segan akan memproses sesuai ketentuan.

"Sampai saat ini dan mudah-mudahan tidak ada yang tergabung. Jika saat nanti ada dan terbukti, maka dosen yang terlibat akan diproses sesuai dengan status pegawai negerinya," tegas A'la.

Diketahui, baru saja Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur juga meringkus enam orang yang diduga melakukan ujaran kebencian dan berita bohong alias hoax di media sosial.

Keenam tersangka diantaranya MFA (35) asal Bangkalan yang tinggal di Semampir, Surabaya, JZR (23) warga Malang, RG (20) warga Ploso Kediri, SFY (37) warga Probolinggo, MDR (40) warga Sumenep, serta ER warga Sidoarjo.

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top