Pixel Code jatimnow.com

Kantor Kas BNI di Kota Mojokerto Disegel Satpol PP

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Supriyadi
Penyegelan Kantor Kas BNI di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto oleh Satpol PP
Penyegelan Kantor Kas BNI di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto oleh Satpol PP

jatimnow.com - Kantor Kas Bank Negara Indonesia (BNI) di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (6/1/2021).

Penegak peraturan daerah (perda) itu melakukan penyegelan lantaran pihak BNI tidak mengindahkan surat peringatan penggantian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak dua pekan terakhir.

"Karena perwali IMB harus sesuai dengan peruntukannya," kata Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono saat dihubungi, Kamis (7/1/2021).

Menurut Dodik, surat peringatan dikirim ke pihak BNI pada tanggal 16 Desember 2020 setelah melaksanakan pengecekan kesesuaian IMB.

"Usai kami cek, IMB ada tetapi IMB ruko. Kami meminta agar segera dibuat perubahan peruntukan IMB. Kami sudah peringatkan, tapi tidak digubris, ya langsung kami segel hingga ada IMB perkantoran keluar," ungkap Dodik.

Baca juga:
BNI dan ITS Kolaborasi Dorong Filantropi Pendidikan Digital Melalui Dana Abadi

Mantan Kabag Humas Pemerintah Kota Mojokerto ini menyebut, meski begitu, bilik anjungan tunai mandiri (ATM) yang ada wilayah kantor BNI itu tidak disegel.

"ATM tidak kita segel karena pelayanan masyarakat yang sangat dibutuhkan," ungkapnya.

Baca juga:
ITS Ajak Hidup Sehat Lewat Surabaya ITS Run Festival 2025

Sementara Wakil BNI Kota Mojokerto Jennifer menjelaskan, penutupan itu bukan karena masalah IMB, tetapi untuk pengendalian penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

"Memang benar, soal IMB kami sudah dalam proses pengurusan. Kami selalu koordinasi dengan pemda terkait perizinan," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam