jatimnow alexametrics

Messi Sebut Guardiola dan Enrique Pelatih Terbaik Barcelona

Editor : REPUBLIKA.co.id Reporter : REPUBLIKA.co.id
Pemain bintang Barcelona, Lionel Messi )Foto: AP/Joan Monfort via Republika)
Pemain bintang Barcelona, Lionel Messi )Foto: AP/Joan Monfort via Republika)

jatimnow.com - Lionel Messi mengakui Pep Guardiola dan Luis Enrique adalah pelatih terbaik yang pernah menangani Barcelona. Hal itu diungkapkan Messi dalam wawancara dengan Sexta.

Guardiola melatih Messi antara 2008 dan 2012 dan Barca memenangkan 14 trofi selama masa jabatannya di Camp Nou.

"Pep memiliki sesuatu yang istimewa. Dia membuat Anda melihat sesuatu dengan cara tertentu," kata pemenang enam kali Ballon d'Or itu dikutip dari the World Game, Minggu (27/12/2020).

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Messi menyukai cara Guardiola mempersiapkan pertandingan, bertahan, bagaimana menyerang. Guardiaola juga memberi tahu pemain di mana tepatnya pertandingan itu, dan bagaimana ia harus menyerang untuk menang.

Tito Vilanova kemudian mengambil alih ketika Guardiola pergi dan membawa Barca meraih gelar La Liga pada 2012/2013, meskipun ia harus meninggalkan kursi pelatih karena kesehatan yang buruk dan kemudian meninggal karena kanker dalam setahun.

Kemudian, setelah periode singkat Gerardo Martino, mantan penyerang Barca Luis Enrique mengambil alih pada 2014 dan menikmati tiga tahun yang sarat trofi sebagai bos Blaugrana. Enrique membimbing Barca meraih dua gelar La Liga, tiga gelar Copa del Rey berturut-turut, dan Liga Champions 2014/2015.

Dalam 105 penampilan liga di bawah Luis Enrique, Messi mencetak 106 gol atau mencetak rata-rata gol setiap 84,29 menit, memberikan 43 assist, dan menciptakan total 251 peluang.

"Saya beruntung memiliki banyak waktu bersama Guardiola dan Luis Enrique, dua yang terbaik. Memiliki mereka (untuk waktu yang lama) membuat saya banyak berkembang dalam sepak bola dan dalam kebijaksanaan taktis yang mereka ajarkan kepada saya," jelas Messi.

Enrique meninggalkan Barca ketika kontraknya habis setelah tiga tahun. Kemudian dan Ernesto Valverde dan Quique Setien sama-sama gagal mencapai tingkat kesuksesan yang sama, sementara Ronald Koeman mengalami awal yang sulit.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif