Kasus Covid-19 Melonjak, Pagelaran Seni di Ponorogo Tak Diizinkan

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sempat mengizinkan pagelaran seni pada bulan Juni 2020 lalu. Namun kini pemkab melarangnya, menyusul bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19.

"Dilarangnya pagelaran seni di Ponorogo sudah melalui berbagai pertimbangan," jelas Ketua Harian Satgas Pengendalian Covid-19 Ponorogo, Agus Pramono, Minggu (27/9/2020).

Menurut Agus, salah satu pertimbang yaitu, melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Ponorogo. Apalagi ada korban meninggal dunia yang salah satunya seorang sinden.

Dia memberi kontrol untuk yang tak diizinkan adalah pagelaran gajah-gajahan, reogan hingga karawitan.

"Kami mohon maaf. Pertunjukan seni tepaksa tidka diizinkan dulu sampai kondusif," jelasnya.

Bahkan pagelaran reog yang biasa digelar setiap tanggal 11 juga tidak diizinkan. Dia mengaku tidak adanya pagelaran seni itu berlaku pada bulan Oktober 2020 nanti.

"Oktober tidak perbolehkan. Kalau sudah membaik kita izinkan kembali. Demi kebaikan kita semua," tegasnya.

Sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 di Ponorogo tercatat 405 kasus. Dengan rincian 13 orang meninggal dunia, 87 orang masih menjalani isolasi di berbagai tempat dan 305 orang dinyatakan sembuh.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top