Pixel Code jatimnow.com

Beraksi 5 Kali di Surabaya Usai Bebas dari Bali, Bandit ini Ditembak

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Farizal Tito
Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menembak kaki dua bandit jalanan lima TKP
Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menembak kaki dua bandit jalanan lima TKP

jatimnow.com - Dua bandit jalanan yang tercatat telah beraksi di lima TKP di Surabaya dilumpuhkan Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya dengan tembakan di kaki masing-masing. Aksi keduanya di salah satu TKP sempat terekam kamera CCTV.

Dua bandit jalanan asal Surabaya itu bernama Lukman Nul Hakim, (30) warga Jalan Genting IV, Krembangan dan Pitono Mulyo (29) warga Genting V, Krembangan.

Keduanya disergap Tim Jatanras Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Iptu Agung Kurnia Putra. Kedua bandit itu terpaksa dilumpuhkan kakinya lantaran mencoba kabur saat disergap.

"Saat anggota melakukan penangkapan, mereka berupaya melarikan diri. Kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki mereka," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Wahyudin Latief, Jumat (28/8/2020).

Rekaman CCTV kedua pelaku saat mencari sasaranRekaman CCTV kedua pelaku saat mencari sasaran

Latif menambahkan, perburuan terhadap dua bandit jalanan itu dilakukan setelah Tim Jatanras mendapat laporan korban yang mengaku barang berharganya dirampas di Jalan Sedap Malam, Surabaya.

Baca juga:
Komplotan Ganjal ATM Asal Lampung Dibekuk Polres Lamongan, Sasar Jatim-Jateng

Setelah melakukan identifikasi dan pengecekan di lokasi kejadian, aksi perampasan yang dilakukan kedua pelaku ternyata terekam kamera CCTV. Dari rekaman CCTV itu pula kedua pelaku akhirnya teridentifikasi.

"Kedua pelaku mengendarai Honda Vario berputar di wilayah Surabaya. Keduanya tidak hanya beraksi malam, tetapi juga siang hari. Setelah mendapat sasaran, mereka langsung memepet dan merampas barang korban," papar Latif.

Latif menambahkan, dalam pemeriksaan terungkap bahwa salah satu dari pelaku, yaitu Pitono merupakan residivis dalam kasus yang sama. Pitono tercatat pernah beraksi di luar Pulau Jawa.

Baca juga:
Bandit Bersajam Digulung Jatanras Polda Jatim, Resahkan Warga Pasuruan

"Tersangka Pitono ini pernah ditahan di LP Kerobokan, Bali. Tersangka Pitono ini baru bebas tiga bulan. Kemudian pulang dan beraksi di Surabaya," tuturnya.

Selain beraksi di Jalan Sedap Malam, dua bandit ini juga teridentifikasi beraksi di Jalan Kutisari, Kertajaya, Gunungsari dan Ir Soekarno, Surabaya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam