Direktur RS Soewandhie Lebih 7 Tahun Dipegang Plt, Ini Respon Dewan

jatimnow.com - Status RSUD dr Mohamad Soewandhi Surabaya akan menjadi UPTD dan di bawah Dinas Kesehatan (Dinkes), tidak lagi Pemkot Surabaya.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah pada Pasal 43 yang secara substansi menyatakan bahwa terdapat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Daerah Kabupaten/Kota di bidang kesehatan berupa rumah sakit daerah kabupaten/kota dan pusat kesehatan masyarakat sebagai unit organisasi bersifat fungsional dan unit layanan yang bekerja secara profesional.

Baca juga: 

"Maka sejatinya saat ini RSUD dr Mohamad Soewandi sudah menjadi UPTD di bawah Dinas Kesehatan," kata Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Chusnul Chotimah kepada jatimnow.com, Sabtu (8/8/2020).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini perubahan status itu hendaknya dikaji oleh bagian organisasi atau Badan Kepagawaian Daerah (BKD).

"Untuk menentukan posisi kepala atau direktur UPTD yang notabene dari eselon II," kata Chusnul.

Jabatan Plt direktur yang dijabat Kadinkes drg. Febria Rachmanita lebih dari 7 tahun?

"Harus dijelaskan dulu status rumah sakit atau UPTD. Kalau sudah ketemu, itu UPTD tinggal mencari kepala atau direktur. Kan tidak mungkin masak UPTD itu direktur, kan harus kepala UPTD. Nah kepala UPTD itu kan harus eselon berapa. Tetapi sebenarnya banyak yang qualified untuk bisa menjadi kepala. Tetapi sekali lagi itu merupakan kewenangan dari wali kota," terang dia.

Wali Kota Tri Rismaharini menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita sebagai Plt Direktur RSUD Soewandhie yang berada di Jalan Tambakrejo lebih dari 7 tahun.

Dari website resmi RSUD dr. Mohamad Soewandhie yang ditelusuri jatimnow.com pada Sabtu (8/8/2020) pagi itu sempat ada pergantian direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie dari dr Didik Rijadi ke dr Esty Martiana Rachmi pada 2011.

Namun pada 2012 terjadi pergantian direktur dari dr Esty Martiana Rachmi ke drg Febria Rachmanita. RSUD dr Mohamad Sowandhie juga mendapatkan akreditasi 5 pelayanan dari Komite Akriditasi Rumah Sakit Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara belum memberikan respon saat dikonfirmasi pada Pukul 08.15 Wib, Sabtu (8/8/2020).

Mantan salah satu ajudan Risma itu hingga Pukul 09.15 Wib belum memberikan jawaban alasan mengapa tidak kunjung ada direktur definitif.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top