Pixel Code jatimnow.com

Seorang Santri Positif Covid-19, Ponpes Gontor 2 Diisolasi

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Foto: www.freepik.com
Foto: www.freepik.com

jatimnow.com - Positif Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Ponorogo bertambah dua pasien. Kedua pasien itu adalah seorang anak yang berusia 6 tahun dan satu santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor 2 berusia 17 tahun.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menyebut untuk santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah warga dari Kecamatan Siman.

Ia datang ke Ponpes Gontor pada 17 Juni lalu. Saat itu, pasien diketahui tidak membawa surat keterangan pemeriksaan rapid test.

"Tetapi pada 2 Juli melalui Dinkes Provinsi Jawa Timur, didapatkan info bahwa bapaknya yang berada di Sidoarjo dinyatakan positif Covid-19," kata Bupati Ipong, Selasa (7/7/2020).

Pihak Dinkes Ponorogo melakukan pemeriksaan swab PCR pada santri itu.

Baca juga:
Ikhtiar GP Ansor Bangun Cetak Generasi Qur’ani Melalui MHQ 2026

"Hari ini didapatkan hasil positif. Saat ini dia sudah diisolasi di rumah sakit," lanjutnya.

Untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 di Ponpes Gontor, semua kontak erat dengan santri tersebut wajib diisolasi dari warga pondok yang lain akan dilakukan test baik rapid diagnostic test (RDT) maupun swab PCR.

"Untuk sementara warga ponpes yang ada di dalam tidak diperkenankan untuk keluar pondok. Begitu juga tidak diperkenankan menerima tamu atau kunjungan untuk keperluan apapun kecuali pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan. Akan dilakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan isolasi di pondok. Semoga upaya ini dapat mengendalikan dan mencegah penularan lebih lanjut," tegasnya.

Baca juga:
600 Ponpes dalam Bahaya! Menag Ungkap Data Rawan Tinggi, Ini Instruksi Prabowo

Sementara kasus kedua seorang anak berusia 6 tahun adalah putra pertama pasien nomor 44. Sedangkan adiknya yang berusia 1 tahun saat ini juga dirawat di rumah sakit karena 3 hari yang lalu sempat mengalami demam.

"Sudah diambil swab namun hasil pemeriksaan PCR belum keluar," tandasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam