jatimnow alexametrics

Usai Dibunuh, Mayat Wanita di Surabaya itu Dimasukkan dalam Kardus

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat menunjukkan kardus tempat mayat korban disimpan terduga pelaku
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat menunjukkan kardus tempat mayat korban disimpan terduga pelaku

jatimnow.com - Mayat Octavia Widyawati alias Monik (33), tukang pijat panggilan yang dibunuh di rumah nomor 20, Lidah Kulon 2B, Lakarsantri, Surabaya ditemukan dalam kardus bekas bungkus kulkas.

"Mayat korban dimasukkan dalam kardus kulkas di dalam kamar rumah itu," terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (17/6/2020).

Menurut Sudamiran, rumah itu sehari-hari ditempati Angga Ayu Widianingsih, YF anak pertamanya dan anak keduanya yang masih kecil. Diduga yang memanggil korban ke rumah itu adalah YF.

"Korban tukang pijat. Dia dipanggil ke rumah itu per telepon. Rumah tempat kejadian perkara itu ditempati terduga pelaku," tambah Sudamiran.

Baca juga:  

Sementara sejumlah warga menyebut bahwa mayat korban pertama kali ditemukan oleh Angga Ayu Widianingsih, ibu YF sekitar pukul 08.00 Wib. Setelah berteriak minta tolong, warga sempat datang ke lokasi tapi tidak berani mendekat.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Mendapati itu, Angga Ayu Widianingsih dan anak kecilnya melapor ke Mapolsek Lakarsantri. Tak lama berselang, sejumlah anggota Polsek Lakarsantri, Tim Inafis dan Unit Jatanras tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil identifikasi, korban terluka di beberapa bagian tubuhnya.

"Korban meninggal dengan luka di tangan, leher dan juga kakinya seperti dibakar. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa sebenarnya pelakunya," tandas Sudamiran.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif