Perjuangan UMKM Kopiah Lukis Anak di Gresik saat Covid-19 Mewabah

jatimnow.com - Wabah Virus Corona atau Covid-19 membuat sejumlah usaha rumahan semakin lesu. Meski begitu, produsen kopiah lukis di Gresik bertahan untuk memenuhi kebutuhan jelang ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2020.

UMKM yang memproduksi kopiah lukis anak di Gresik itu biasanya mengirim pesanan reseller dari dalam dan luar kota bahkan hingga luar pulau.

"Perbandingannya kalau tahun kemarin, sebulan sebelum puasa kami bisa mengeluarkan 276 kodi ke reseller. Kalau sekarang, ramadan kurang beberapa hari tapi kami masih mengeluarkan 64 kodi," kata pemilik usaha kopiah lukis anak di Gresik, M. Anhar, Selasa (21/4/2020).

Meski begitu, Anhar mengaku tak mengeluh berlebihan atas situasi ini. Data di atas diungkap hanya sebagai gambaran tentang bisnisnya sebelum ada pandemi dan ketika ada pandemi Covid-19.

"Kalau dibilang susah semuanya juga merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Jadi kalau kami mengeluh secara berlebihan rasanya juga tidak tepat," ujar pria 28 tahun ini.

Kopiah lukis anak produksi UMKM di GresikKopiah lukis anak produksi UMKM di Gresik

Anhar melanjutkan, yang terpenting saat ini dirinya tetap berusaha menggali ide-ide baru untuk memunculkan karya-karya kreatif yang lebih segar agar produknya tetap bisa diserap pasar.

Untuk produk kopiah lukis anak, tema-temanya memang tidak mengalami banyak perubahan, yaitu masih seputar kartun anak seperti figur tayo, kereta api, transformers, spiderman, cars, masjid dan anak saleh.

"Kalau temanya masih tetep, kami hanya kembangkan desain motifnya agar ada perbedaan dari tahun kemarin," ungkap Anhar saat ditemui di workshopnya kawasan Jalan Panglima Sudirman Gresik.

Ayah dua anak ini menambahkan, sebenarnya brand Sekaone miliknya punya planing untuk mengembangkan lukis kaos dan jeans. Hanya saja planing ini masih belum direalisasikan karena masih dalam tahap trial and eror (eksperimen). Sebab bahan kaos dan jeans memiliki karakter yang berbeda dengan bahan kopiah lukis anak.

"Kita masih eksperimen untuk matrial catnya. Sebab bahan kaos dan jeans berbeda dengan bahan kopiah lukis anak. Karena itu sedang kami cari formula cat yang bisa menempel kuat dan awet di permukaan kain kaos dan jeans," jelasnya.

Anhar juga berpesan kepada rekan-rekannya sesama UMKM di manapun berada agar tidak terlalu larut dengan kesedihan akibat lesunya pasar yang terjadi saat ini. Tetap semangat dan optimis badai Covid-19 akan berlalu.

"Saya yakin bisnis akan kembali bergairah selepas pandemi. Jadi kita tak boleh menyerah, kalau Naruto bilang ini jalan ninja, kita tak boleh pantang mundur apalagi menyerah," pungkas Anhar sambil tertawa.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top