Sempat Diisolasi di Tulungagung, Pasien asal Kediri Negatif Corona

jatimnow.com - Setelah sempat diisolasi di RSUD dr Iskak Tulungagung beberapa hari, YM (53) warga asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri akhirnya diperbolehkan pulang dan dipastikan negatif Virus Corona, Senin (17/2/2020).

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto mengatakan, tim medis memastikan kondisi YM setelah mendapatkan hasil uji laboratorium dari sampel swap pasien. Hasilnya, YM dinyatakan negatif Virus Corona dan hanya menderita radang tenggorokan saja.

Supriyanto menambahkan, saat ini kondisi YM sudah sehat dan bisa langsung pulang setelah diisolasi selama 10 hari atau sejak Sabtu (8/2/2020). Saat itu YM mengalami demam tinggi dan mengeluh sakit pada tenggorokan.

"Kondisi pasien saat ini baik dan sehat. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, pasien dinyatakan negatif convid-19. Jadi negatif corona. Memang gejala klinisnya persis tetapi secara laboratoris itu negatif," jelasnya.

Baca juga:  

Ia menyebut, proses isolasi terhadap pasien sudah dilakukan sesuai dengan prosedur sesuasi dengan penanganan terhadap pasien dengan gejala Virus Corona. Apalagi pasien mempunyai riwayat baru pulang dari Korea Selatan. Setelah dinyatakan negatif, Supriyanto berharap masyarakat tidak perlu takut akan kondisi pasien.

"Harapannya nanti ketika pulang, setelah di rumah, pasien jangan distigmakan bahwa dia penderita corona sehingga dijauhi masyarakat. Tapi pesen saya tetap harus waspada. Tidak ada jalan lain selain kita meningkatkan kewaspadaan," tambahnya.

Sementara itu, senyum semringah diperlihatkan YM ketika keluar dari ruang isolasi. Meskipun sempat diisolasi, YM mengaku tidak khawatir karena dirinya hanya mempunyai riwayat penyakit asam lambung.

"Saya hanya nyeri lambung sama untuk menelan itu sakit. Saya nggak khawatir. Karena saya memang punya riwayat asam lambung jadi saya ndak yakin. Saya yakin negatif," ucap perempuan berjilbab itu.

 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top