jatimnow alexametrics

Kreatif, Begini Cara Kapolda Jatim Ajak Anak Muda Ganyang Hoax

Editor : Arif Ardianto Reporter : Farizal Tito
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama peserta stand up comedy di Balai Budaya Surabaya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama peserta stand up comedy di Balai Budaya Surabaya.

jatimnow.com - Dengan semangat menangkal berita-berita bohong atau hoax yang semakin meluas di masyarakat, Kapolda Jawa Timur menggelar Stand Up Comedy competition dan lomba video kreatif bertema 'Melawan Hoax dengan Canda Tawa' di Balai Budaya, Surabaya, Jumat (27/4/2018) malam.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menilai dengan mewadahi kreativitas anak muda, diharap mampu ikut bersama mewujudkan peredaran informasi yang tidak menyesatkan dan mengadu domba.

"Dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 72 tahun, ini cara apresiasi untuk terus menggali bintang pelawak muda di Kota Surabaya yang notabene gudang ludruk," tutur Irjen Pol Machfud Arifin.

Disamping itu, acara yang menghadirkan empat komikus nasional Dodit Mulyanto, Mongol Stres, Uus dan Indra Jegel sebagai dewan juri, merupakan wujud untuk pendinginan tensi di masyarakat dalam meyongsong Pilkada Damai 2018 di Jawa Timur.

"Ini cooling system , jadi Polda Jatim mencoba untuk menyuguhkan proses edukasi dari sisi yang digemari masyarakat. Kita refreshing dan menghibur sambil memberikan himbauan anti hoax kepada masyarakat," ujarnya.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofiq Ripto Himawan sebagai ketua Panitia mengatakan, dalam menghadapi situasi yang berkembang atau menangkal hoax, tentunya dibutuhkan ide-ide kreatif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dari semua sudut pandang.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Kalau kita lihat, komunitas Stand Up Comedy ini hampir di setiap kota ada, sehingga kita harapkan dengan kepiawaian mereka, dapat membantu memberikan informasi serta edukasi tentang bahaya hoax di masyarakat, terutama kalangan muda," katanya.

Ketentuan teknis, tambahnya, pada waktu tampil di babak penyisihan, setiap peserta diberi waktu maksimal lima menit untuk menyampaikan materi.

"Pada peserta kompetisi standup comedy maupun video kreatif harus menyampaikan materi pengetahuan anti hoax. Total hadiah bagi pemenang mulai 2 juta hingga 20 juta," katanya.

Ia berharap, melalui acara yang juga dihadiri oleh semua lapisan masyarakat mulai mahasiswa, maupun budayawan mampu menciptakan suasana kondusif di Jawa Timur.

"Kita harapkan semuanya mampu menjadi pionir-pionir dalam pemberian penjelasan itu kepada masyarakat, tentang bahaya hoax demi terciptanya suasana yang damai dan kondusif," tandasnya.

Reporter : Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/player-manggis-potrait.jpg