jatimnow alexametrics

Dispora Surabaya Jawab Penilaian Bau Sampah di GBT

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya

jatimnow.com - Video berdurasi 40 detik berisi tanggapan seorang pria kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menilai Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya bau sampah, beredar di grup WhatsApp, Jumat (1/11/2019).

Belakangan diketahui bila pria dalam video itu adalah Kabid Sarana dan Prasana (Sarpas) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Edi Santoso. Dalam video itu, Edi mengklarifikasi bahwa GBT tidak berbau sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.

"Selamat sore Bu Khofifah. Saya menanggani Gelora Bung Tomo sembilan tahun. Persebaya menggelar pertandingan di Gelora Bung Tomo sudah ratusan kali, tidak pernah bau sampah, tidak pernah bau busuk. Itu ada metodenya ya. Coba Bu Khofifah lihat aja sepak bola, tidak ada persoalan ya. Jadi jangan menganggu kaitanya Surabaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 tahun 2021," ucap Edi dalam video itu.

"Kita optimis, tempat latihan kita buatkan, siapkan. Kita optimis. Terima kasih," tambah Edi.

Baca juga:  GBT Dinilai Bau Sampah

Edi membenarkan jika video tersebut dibuat olehnya. Edi menyebut bila dalam setiap pertandingan sudah tidak ada lagi bau sampah dari TPA Benowo. Bahkan pada laga uji coba internasional antara Timnas Indonesia U19 melawan Timnas China U19 beberapa waktu lalu, tidak ada bau sampah yang tercium.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Tangkapan layar video klarifikasi Kabid Sarpas Dispora Surabaya, Edi Santoso terkait penilaian GBT bau sampahTangkapan layar video klarifikasi Kabid Sarpas Dispora Surabaya, Edi Santoso terkait penilaian GBT bau sampah

"Laga internasional, Timnas China main saja tidak ribut kok. Tidak ada bau apa-apa sejak dulu ndak ada," ujar Edi saat dikonfirmasi wartawan.

Edi menjelaskan jika dalam laga yang digelar di Stadion GBT, ada metode tersendiri untuki menangani bau sampah.

"Semua kita sterilkan. Sudah tidak usah ribut," tegasnya.

Selain itu, Edi juga mengingatkan kembali bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapatkan acungan jempol dari PBB terkait penanganan masalah sampah.

"Bu Risma itu di PBB saja salut, penanganan sampah di Surabaya. Pak Jokowi saja mau meresmikan produk sampah di Surabaya menjadi tenaga listrik," ungkap Edi.

Saat ditanya apakah ada tendisi terkait aroma sampah di Stadion GBT, Edi menyebut pihaknya hanya ingin fokus Surabaya siap menggelar Piala Dunia U20 pada tahun 2021.

"Kalau itu aku gak eruh (saya tidak tahu). Itu politik. Saya tidak mau komentar. Sing penting di area saya, kalau berkaitan dengan pertandingan bola jangan diragukan lagi, kita siap menjadi tuan rumah. Dan tidak ada bau. Saya jamin tidak ada bau," tutup Edi.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE