200 Ribu Pelanggan Tak Teraliri Air, PDAM Surabaya Minta Maaf

jatimnow.com - Direktur Utama PDAM Sembada Surya Kota Surabaya, Mujiaman menyebut tercatat ada 200 ribu pelanggan yang merasakan terdampak tidak mengalirnya air ke rumah-rumah dan tempat usaha mereka.

Ratusan ribu pelanggan yang terdampak itu meliputi kawasan Ngagel Utara, Tenggumung ke Kenjeran, A Yani, Dukuh Kupang Krembangan Gubeng Airlangga, Pacarkeling, Keputran Pasar Kecil, Tidar, Basuki Rahmad, Maspati, Yos Sudarso dan Sidosermo.

"Awalnya tercatat 69 ribu pelanggan. Mulai jam 2 sampai sekarang ini ada lebih dari 200 ribu atau sepertiga pelanggan PDAM se Surabaya, aliran airnya mati," katanya, Selasa (10/9/2019).

Mujiaman meminta maaf atas gangguan yang diterima pelanggan PDAM terkait matinya aliran air.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyaman ini. Terganggu karena kepentingan untuk pembangunan alun-alun yang jika pemasangan tiang pancangnya itu kalau dibiarkan bisa mengenai pipa lama PDAM," ujarnya.

Saat ditanyakan pengerjaan yang membuat lama, Mujiaman mengatakan jika pemindahan pipa harus menyiapkan cetakan baru sesuai rute yang diinginkan.

"Kalau cetakan jadi kita matikan sebentar ada alat penyambung sederhana yang hanya menggunakan baut. Namun ternyata banyaknya utilitas yang ada dibawah tanah seperti telpon, fiber optic, gas alam dan listrik karena itu pating sliwer dan bentuknya besar," terangnya.

"Kami tidak bisa langgar sehingga harus kita lewatkan dibawahnya dan pipa kita potong kita pindahkan ke pinggir pemotongan pipa itu mulai dari perempatan air mancur hingga zanggrandi," tambahnya.

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top