jatimnow.com - Puluhan warga Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan melakukan aksi menutup Jalan Raya Purwosari-Tutur yang biasa dilalui kendaraan bus wisata dan dump truk tambang galian c akibat kondisi yang rusak parah, Rabu (31/7/2019).
Jalan Raya Purwosari-Tutur ini berada di empat kecamatan yaitu Kecamatan Purwosari, Purwodadi, Kejayan dan Tutur.
"Kerusakan parah di jalan ini tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Tiap hari truk tambang dan bus pariwisata yang melebihi tonase lewat sini," kata Yusuf, koordinator aksi yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Jalan.

Massa yang marah menutup jalan dengan gundukan tanah dan ditanami pohon pisang yang mengakibatkan kendaraan truk tambang berukuran besar tertahan.
Polisi yang mengawal aksi demo melakukan contra flow untuk mengurai kepadatan kendaraan yang melintas. Yang diperbolehkan melintas adalah motor, mobil dan truk tambang berukuran sedang.
Baca juga:
Penutupan Jalan Utama Tulungagung-Trenggalek Ditunda Hingga 29 Mei Mendatang
"Kasihan warga di sini. Sudah kena polusi debu akibat lalu lalang kendaraan berat di jalan rusak. Sampai-sampai, ada yang kecelakaan karena tergelincir kerikil kecil atau jatuh akibat melintasi jalan berlubang," ujarnya.
Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera memperbaiki jalan raya kabupaten ini, yang sekaligus menjadi jalur wisata dan tambang galian C atau penggilingan batu.
Baca juga:
Perbaikan Jembatan, Akses Jalan Nasional Tulungagung-Trenggalek Bakal Ditutup
URL : https://jatimnow.com/baca-18497-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-tutup-jalan-di-pasuruan