Pixel Code jatimnow.com

Ayah di Pasuruan Bacok Anaknya yang Hobi Mabuk-mabukan

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Moch Rois
Ilustrasi pembacokan
Ilustrasi pembacokan

jatimnow.com - Seorang ayah di Pasuruan membacok anaknya hingga terluka parah. Pembacokan dipicu dari sikap sang anak yang kerap mabuk dan marah-marah kepada ayahnya.

Danu (60) warga Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo ini tidak tahan melihat kelakuan anaknya, Toni Irwanto (35), yang suka mabuk-mabukan dan membentak saat minta uang.

"Tersangka saat ini masih meninggalkan rumah usai membacok anaknya Rabu siang kemarin," jelas Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Bripka Sony Julianto, Jum'at (12/7/2019).

Sony mengatakan, polisi langsung ke-TKP usai mendapatkan laporan dan mendapati korban telah tumbang dibacok di depan toko milik ayahnya.

4 orang saksi yang 3 diantaranya anggota keluarga dan korban dimintai keterangannya.

Baca juga:
Gara-Gara Bakar Sampah, Plt Kepala Desa di Blitar Dibacok Warganya

Hasil keterangan saksi menyebutkan, pada Rabu (10/7/2019) sekitar jam 14.00 Wib. Tersangka datang menemui Bapaknya (Tersangka) saat berjualan di toko.

"Saat itu, korban dalam keadaan mabuk meminta uang kepada tersangka. Namun setelah diberi uang, korban malah marah-marah karena merasa kurang," lanjut Sony.

Emosi tersangka atau sang ayah memuncak mendapati prilaku anaknya. Tersangka mengambil sebilah sabit dan langsung membacok korban.

Baca juga:
Pria Nongkrong di Warkop Pasar Kencong Jember Mendadak Dibacok hingga Luka Parah

"Sabetan tersebut mengenai kepala dan jari korban," terangnya.

Polisi tengah memburu tersangka lantaran kabur usai melakukan pembacokan.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam