Diperkosa Tiga Pria, Gadis Keterbelakangan Mental Hamil

jatimnow.com - Kasus pemerkosaan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Perak Surabaya kembali mencuat.

Setelah Selasa (9/4/2018), seorang gadis ditemukan pingsan dalam keadaan telanjang karena diduga diperkosa 4 pemuda. Kali ini, kasus yang hampir serupa juga terjadi.

Yang membuat miris, korban pemerkosaan kali ini diketahui merupakan gadis dengan keterbelakangan mental.

Korban diduga diperkosa oleh tiga pria secara bertahap dalam kurun waktu tiga minggu. Belum diketahui, apakah tiga pria itu saling kenal atau tidak. Sebab hingga kini, para pelaku masih dalam pengejaran.

Kasus pemerkosaan kali ini ditangani oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

Keluarga korban melapor pada Rabu (10/4/2018) lalu, dengan mencurigai perut korban yang semakin membesar.

"Korban diketahui hamil 5 bulan diduga akibat pemerkosaan yang dilakukan para pelaku," sebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riambodo, Minggu (15/4/2018).

Meski korban diketahui sebagai gadis dengan keterbelakangan mental. Namun korban memiliki aktifitas pekerjaan sehari-hari.

"Jadi, korban ini kalau diajak seseorang, meskipun tidak kenal, mau saja. Meski awalnya kaget, korban menuruti apa kata orang tadi setelah dibentak," beber Tinton.

Kondisi korban itulah yang dimanfaatkan para pelaku. Tepatnya pada akhir tahun 2017 silam.

Korban diajak berkelanan oleh seorang pria sepulang kerja. Pria tersebut berdalih akan mengantar korban pulang. Tapi nyatanya, pria tadi malah membawa korban ke sebuah hotel di Surabaya Utara. Di hotel inilah, korban diperkosa.

Seminggu kemudian, korban kembali dijemput oleh seorang pria yang justru sama sekali tidak dikenal korban.

Dengan dalih yang sama dengan pria sebelumnya, pria ini juga memerkosa korban di hotel yang sama dengan pria sebelumnya.

Seminggu kemudian pula, korban kembali diperkosa oleh pria yang tak dikenalnya. Tapi kali ini, korban disetubuhi di hotel yang berbeda. Yaitu sebuah hotel di kawasan Surabaya timur.

"Hasil visum dari dokter sudah kami kantongi. Dan saat ini kami tengah menelusuri siapa sebenarnya tiga orang yang menyetubuhi korban. Kami masih bekerja untuk itu," tandas Tinton.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top