Pelaku Mutilasi di Malang Disebut Tidak Dalam Gangguan Jiwa

jatimnow.com - Hasil tes kejiwaan pelaku mutilasi di Pasar Baru, Kota Malang menyebutkan dalam keadaan normal.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menyebut bila saat awal mula diuji oleh psikiater, Sugeng menutupi beberapa hal sehingga kepolisian sempat merasa kesulitan.

"Jadi dari psikologi memberikan kesimpulan pelaku pada saat dilakukan wawancara psikiater masih menutupi kejadian sebenarnya. Kemudian pada saat melalukan perbuatannya pelaku dalam keadaan sadar, normal, dan tidak dalam gangguan," jelas Asfuri, Senin (20/5/2019) di Mapolres Malang Kota.

Asfuri menjelaskan, pelaku bisa bercerita awal kejadian dengan detail didampingi psikiater, sehingga kepolisian menyimpulkan secara kejiwaan pelaku sehat.

"Pelaku bisa bercerita awal kejadian dengan detail. Itu (perbuatannya) diakui sendiri oleh pelaku," lanjutnya.

Terkait diagnosa, sebenarnya yang dinyatakan harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Asfuri menyebut berdasarkan uji kejiwaan pelaku yang dilakukan psikiater tak mengharuskan Sugeng dibawa ke RSJ.

"Tidak harus dibawa ke RSJ. Pelaku ini (awalnya) cerita sedemikian rupa didesain untuk meyakinkan orang - ornag untuk kejadian tersebut,"pungkasnya.

Pelaku yang bernama Sugeng ini diamankan Rabu (15/5/2019) sore sekitar pukul 16.00 Wib. Pelaku diamankan berdasar hasil identifikasi anggota kepolisian dan pencarian jejak pelaku oleh anjing pelacak.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top