Pixel Code jatimnow.com

Terbakarnya Klenteng Tri Dharma, Pengurus: Umat Berharap Ada Berkah

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Kondisi Klenteng di Probolinggo habis terbakar
Kondisi Klenteng di Probolinggo habis terbakar

jatimnow.com - Pengurus Klenteng Tri Dharma Sumbernaga Probolinggo berharap ada berkah atas kebakaran yang menimpa tempat ibadah mereka.

Ketua Umum Tempat Peribadatan Tri Dharma (TTID) Sumbernaga Probolinggo, Adi Sutanto Saputro mengatakan terbakarnya klenteng merupakan suatu musibah dan umat diminta untuk bersabar.

"Keyakinan ada berkah pasti akan datang bagi seluruh umat yang ada disini," katanya, Minggu (19/5/2019).

Baca juga: 

Dengan adanya peristiwa ini, banyak umat dari daerah lain berdatang ke tempat klenteng Tri Dharma Probolinggo sebagai wujud rasa prihatin dari mereka.

"Buktinya sampai saat ini banyak yang berdatangan untuk melihat keadaan tempat ibadah ini," ujarnya.

Direncanakan, pihak pengurus TITD Sumbernaga Probolinggo akan segera melakukan renovasi kembali klenteng tersebut seperti wujud aslinya.

Baca juga:
Diduga Korsleting Listrik, Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar

"Semua biaya untuk renovasi ini kurang lebih sekitar Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar. Kami akan koordinasikan dengan para pengurus dan umat disini," ujarnya.

Untuk bangunan yang masih dinilai kokoh dari tiga gedung tersebut, terlihat hanya temboknya yang dapat digunakan kembali. Sedangkan untuk kayu dan atribut lainnya tidak bisa dipakai karena hangus terbakar.

"Jadi yang perlu diganti kontruksi bangunan klenteng mayoritas bahan kayunya," imbuhnya.

Ia melanjutkan, untuk umat yang aktif beribadah di klenteng Tri Dharma Sumbernaga di Probolinggo jumlahnya mencapai kurang lebih 400 orang.

Baca juga:
Pria di Tulungagung Bakar Rumah Pacarnya Diduga karena Cemburu

"Memang klenteng ini merupakan bangunan klenteng tua dan berusia kurang lebih 153 tahunan jadi jamaahnya banyak," tukasnya.

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam