16 Korban Bom Surabaya Dapat Kompensasi dari Pemerintah

jatimnow.com - Korban bom gereja di Surabaya mendapat kompensasi dari negara. Kompensasi diberikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo Suroyo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Tercatat sebanyak 16 korban di tiga gereja di Surabaya, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuna, serta aksi bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya.

Dalam sabutannya, Hasto mengatakan, kompensasi adalah bukti bahwa Negara hadir untuk korban terorisme, serta aturan tentang hak-hak korban yang dijamin dalam Undang-Undang itu murni dilaksanakan.

"Ini sejarah baru. Sebelumnya, aturan yang ada hanya mengatur hak-hak tersangka, terdakwa maupun terpidana," kata Hasto.

Tercatat Negara mengeluarkan Rp 1,1 miliar untuk kompensasi para korban bom ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selain memberikan kompensasi, pemerintah, dalam hal ini Pemprov Jatim juga menyiapkan layanan psikososial kepada para korban.

"Kita siapkan layanan psikososial dan layanan untuk menghilangkan trauma," jelasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Korban TPPO, Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top