jatimnow alexametrics

Wow! Karena Bisa Terbang, Pria Asal Mojokerto ini Mendunia

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Mukhammad Akbar atau Ilung saat menunjukkan salah satu medali yang diraihnya karena keahliannya terbang (foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Mukhammad Akbar atau Ilung saat menunjukkan salah satu medali yang diraihnya karena keahliannya terbang (foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Terbang di udara merupakan hal yang biasa bagi Mukhammad Akbar. Sebab, sewaktu-waktu saat kepingin, pria 34 asal Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini bisa langsung melakukannya.

Akbar memang benar-benar bisa terbang. Namun, ia terbang menggunakan mesin atau biasa dikenal dengan paramotor. Keinginannya untuk bisa terbang seperti burung itu muncul sejak tahun 2006. Ilung-sapaan akrab Mukhammad Akbar lalu mengungkapkan keinginannya itu kepada ayahnya.

"Sejak kecil saya iri melihat burung bisa terbang. Lalu saya bilang ke ayah ingin bisa terbang seperti burung dan minta izin sekolah terjun payung. Ayah saya mengarahkan ke olahraga paralayang dan berlatih di Kota Batu tahun 2006," kata Ilung ditemui di rumahnya, Senin (8/4/2019).

Ayah empat anak ini kemudian mengikuti beberapa event aerosport paramotor di beberapa daerah di Indonesia bahkan luar negeri seperti Thailand dan China. Berbagai medali juara berhasil diraihnya.

"Awalnya hobi, ayah membelikan mesin paramotor dengan harganya Rp 58 juta kurang lebih. Karena ditujukan teman untuk ke paramotor, setelah satu tahun berlatih di Batu. Dari sana saya bisa terbang dan mulai ikut lomba, alhamdulilah beberapa piala bisa saya sabet," tutur Ilung.

Maret 2019 lalu, Ilung mengaku menyabet juara pertama di kejuaraan nasional yang bertajuk Kasau Cup 2019 di kelas Precision Foot Launched Solo yang digelar di Lanud Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat.

Ilung juga pernah mengharumkan nama Indonesia di mata internasional tepatnya pada lomba Asian Beach Games tahun 2012 dengan meraih juara tiga di kelas Power Paragliding.

"Itu menjadi lomba yang sangat terkesan bagi saya mas. Karena itu acara lomba internasional pertama yang saya ikuti dan tidak disangka saya bisa juara 3 dan mengharumkan nama Indonesia di internasional," bebernya.

Berkat prestasinya itu, Ilung mendapat hadiah satu mesin paramotor dari Pengurus Pusat Paramotor Indonesia tahun 2012 lalu.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Prestasi yang ditorehkan Ilung tak lepas dari dukungan orang tuanya. Meskipun namanya telah dikenal, Ilung sehari-hari tetap membuka tempat parkir untuk anak sekolah di rumahnya.

"Ya karena hobi terbang, rasa takut itu berganti dengan rasa senang, tapi jangan lupa kita harus tetap hati-hati. Selama ini saya memakai biaya sendiri, tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah Kabupaten Mojokerto," sebut Ilung.

Ilung pun berharap, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bisa memberikan sedikit perhatian kepada atlet paramator meski tidak sebesar sepakbola, catur, judo, taekwondo dan lainnya.

"Ya saya berharap ada sedikit perhatian kepada atlet olahraga di luar cabor yang besar," pungkas Akbar.

Pada bulan September 2019, Ilung bakal mengikut kejuaraan dunia paramotor di Padang, Sumatera Utara.

Semoga Sukses Ilung!

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif