Pixel Code jatimnow.com

Dilanda Angin Kencang, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Sempat Ditutup

  Reporter : Erwin Yohanes
Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali/ foto: istimewa
Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali/ foto: istimewa

Baca juga:
PTP Nonpetikemas 11 Tahun Jadi Andalan Maritim RI

jatimnow.com - Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ditutup akibat terpaan hujan yang disertai angin kencang dan berkabut.
 
Tak ayal, penumpang kapal yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju pelabuhan Ketapang Banyuwangi harus rela mengantre panjang.
 
Salah seorang penyeberang di pelabuhan Gilimanuk Bali yang hendak menuju Kecamatan Tegaldlimo, Syahroni mengatakan, cuaca disana hujan dan disertai angin kencang beberapa saat.
 
"Sepertinya hujan angin membawa kabut," kata Syahroni kepada jatimnow.com, Minggu (1/4/2018).
 
Akibatnya di pelabuhan Gilimanuk Bali terjadi penumpukan kendaraan yang didominasi kendaraan keluarga, roda dua, dan kendaraan barang.
 
"Sekitar sejam an saya nunggu di pelabuhan sini (Gilimanuk Bali, red)," ujarnya.
 
Hal itu dibenarkam oleh GM ASDP Ketapang, Elvi Yoza. Dia mengatakan, hujan yang terjadi sore tadi disertai angin dan kabut. Sehingga jarak pandang terganggu.
 
"Karena di tengah (Selat Bali, red) kabut, gak kelihatan lagi maka ditutup sebentar," ujar Elvi saat dikonfirmasi.
 
Namun demikian, lanjutnya, setelah kabut berangsur hilang dan kecepatan angin kembali normal penyeberangan kembali dibuka.
 
"Tadi sempat ditutup sekitar setengah jam-an lah dan sekarang sudah dibuka lagi," kata Elvi.
 
Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes
 
Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam