Pixel Code jatimnow.com

Bus Cendana Seruduk Bus Restu di Madiun, Berapa Korbannya?

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Bus Cendana yang alami kecelakaan
Bus Cendana yang alami kecelakaan

jatimnow.com – Sebuah kecelakaan melibatkan dua bus terjadi di Kota Madiun, Selasa (12/2/2019) siang. Tepatnya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

"Iya barusan ada kecelakan antar bus. Bus Cendana dengan Bus Restu. Sopir dan delapan penumpang luka ringan," kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Madiun Kota, Ipda Tri Wiyono, Selasa sore.

Ia menyebutkan awalnya bus Restu jurusan Surabaya-Ponorogo bernopol N 7064 UG dikendalikan Juwari (51) warga Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung berjalan dari arah Madiun menuju Ponorogo.

Di belakangnya ada bus Cendana bernopol AE 7147 UB yang dikemudikan Totok Riyanto (33), warga Kecamatan Taman, Kota Madiun dengan membawa puluhan penumpang.

"Keduanya beriringan dari keluar terminal bus Madiun," kata perwira berpangkat satu balok di pundaknya ini.

Saat di lokasi, bus Cendana jurusan Madiun-Ponorogo tersebut berusaha mengerem karena bus Restu berhenti. Sayangnya, bus Cendana tersebut tetap melaju dikarenakan rem blong.

"Tapi diduga karena rem blong, akhirnya bus Cendana menabrak bus Restu yang di depannya," terangnya kepada jatimnow.com.

Baca juga:
Daftar KA Daop 8 Surabaya yang Terlambat Akibat Truk dan Kecelakaan Mobil

Kerasnya tubrukan tersebut menyebabkan kaca bus Cendana mengalami pecah. Puluhan penumpang yang berada di Bus Cendana langsung terhambur keluar.

"Sementara 8 penumpang lainnya mengalami luka ringan. Sopir Cendana atas nama Totok juga luka ringan. Langsung kami bawa ke RS Griya Husada," ujarnya,

Untuk kedua bus sudah dievakuasi ke unit laka sat lantas Polres Madiun Kota.

Baca juga:
Hindari Lubang, Perempuan di Tulungagung Tewas Kecelakaan

"Nanti kita periksa juga sopir bus Cendana. Saat ini masih perawatan," terangnya.

 

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR
Ekonomi

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR

Di tengah lonjakan angka kecelakaan kerja nasional, SIG berhasil mencatatkan nihil fatalitas pada 2025 melalui penguatan budaya keselamatan kerja.