Pixel Code jatimnow.com

Pria ini Nyaris Dimassa Karena Buka Resleting 'Korbannya' di Bus Kota

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Erwin Yohanes
Agus Imam di Polsek Bubutan Surabaya.
Agus Imam di Polsek Bubutan Surabaya.

Baca juga:
Kasus Kriminal Selama 2025 di Trenggalek Didominasi Kekerasan dan KDRT

 
jatimnow.com - Agus Imam (47), Jalan Dupak Masigit, Gang 6 No. 4, Surabaya, nyaris babak belur dihajar massa. Beruntung, pria paruh baya tersebut berhasil dievakuasi ke kantor polisi, setelah sempat berada di dalam bus kota.
 
"Dia membuka resleting tas korban yang diletakkan di dashboard bis, samping sopir," kata Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Iptu Rudi Sulistiawan, Jumat (30/3/2018). 
 
Rudi menyatakan, Agus merupakan pencopet yang ketahuan aksinya oleh massa, pada 18 maret 2018 lalu. Dia beraksi di sebuah bus kota yang sedang ngetem di Jalan Dupak, tepatnya di depan Pasar Turi, Surabaya.
 
Agus mengobok-obok tas milik Toyamin (20) penumpang bus kota asal Gelang, Jember.  Penangkapan terhadap Agus bermula saat aksi Agus diketahui paman korban yang saat itu satu bus dengan korban. Paman korban sontak teriak copet.
 
Teriakan itu membuat penumpang bus dan warga sekitar mengerumuni bus kota. Agus yang sudah hampir turun dari bus, akhirnya diamankan di dalam bus. 
 
"Kami berhasil meredam aksi massa. Sehingga pelaku dapat kami evakuasi sebelum massa mengamuk," beber Rudi. 
 
Setelah itu, Agus diamankan ke Mapolsek Bubutan berikut HP merk Evercross yang dicopetnya. Dalam pemeriksaan, Agus mengaku beraksi sendirian. "Pelaku mengaku sudah lima kali beraksi. Kami sedang menelusuri track record pelaku ini. Saat ini sudah kami tahan," tutup Rudi.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam